Cibinong, SuaraBotim.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi membuka Kabogorfest 2025 dan Binojakrama Padalangan Wayang Golek Purwa tingkat Provinsi Jawa Barat di Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (11/6/25).
Acara tersebut menjadi salahsatu bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 tahun.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan, bahwa penyelenggaraan Kabogorfest 2025 bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan wujud pelestarian budaya serta upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor.
“Hari ini kita tidak hanya melaksanakan acara seremonial, tetapi memutuskan bersama bahwa Kabogorfest 2025 pertama ini tetap menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya Kabupaten Bogor,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Bogor juga menggelar Pagelaran Wayang Golek Purwa tingkat Provinsi Jawa Barat ke-38. Acara ini menjadi simbol penting bahwa kebudayaan tradisional tetap hidup dan mendapatkan tempat di tengah modernisasi.
Lebih lanjut, Rudy menekankan, bahwa Kabogorfest 2025 merupakan momentum untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Selain menampilkan seni dan budaya, festival ini melibatkan pelaku UMKM serta pedagang kaki lima sekitar Stadion Pakansari.
“Kami ingin menata Kabupaten Bogor secara bersama-sama, termasuk para PKL yang kita ikut sertakan dalam Kabogorfest 2025 agar ikut merasakan dampaknya,” jelasnya.
Selain di Stadion Pakansari, kegiatan Kabogorfest 2025 juga digelar di berbagai lokasi seperti Cibinong City Mall (CCM) dengan pameran benda pusaka Jawa Barat, termasuk mahkota Binokasih yang kembali hadir di Kabupaten Bogor. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 26 Juni 2025.
Kabogorfest tahun ini juga akan diisi oleh berbagai kegiatan menarik, seperti helaran budaya pada 14 Juni yang melibatkan 435 desa dan 40 kecamatan.
Karnaval budaya ini akan dimulai dari Lapangan Tegar Beriman dan berakhir di Stadion Pakansari. Selain itu, akan digelar kejuaraan nasional offroad, pameran komunitas motor, bulan bakti gotong royong, serta kegiatan keagamaan bertepatan dengan Tahun Baru Islam.
“Helaran ini menjadi simbol bahwa Bogor tidak dibangun oleh satu orang, tetapi oleh seluruh elemen masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kabogorfest 2025, Yudi Santosa, menyampaikan bahwa tema tahun ini adalah “Semua Ada di Kabogorfest”. Festival ini menampilkan berbagai kegiatan budaya, pameran produk lokal, hingga edukasi seni.
“Kabogorfest hadir sebagai wadah apresiasi bagi masyarakat, sarana menjaga dan melestarikan kebudayaan, serta menunjukkan perkembangan positif Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Dengan dukungan optimal dari berbagai pihak, Kabogorfest diharapkan menjadi agenda tahunan yang dinanti masyarakat serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan dunia usaha.
(Pandu)







