Ciomas, SuaraBotim.com – Menyusul beredarnya edaran sumbangan untuk korban ambruknya bangunan majelis di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Pihak kepolisian meminta masyarakat untuk lebih waspada.
Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudi, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya penipuan terkait sumbangan tersebut.
“Saya belum monitor, tapi memang dari pemerintah daerah dan kecamatan akan memberikan bantuan, termasuk dari Muspika. Namun, kalau soal penipuan atau ada yang merasa tertipu, sampai saat ini belum ada laporan,” ujarnya, Senin (8/9/25).
Iwan mengimbau, masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi di media sosial.
“Medsos itu jangan dipercaya 100 persen. Anggap saja 50 persen benar, 50 persen bohong. Jadi masyarakat harus waspada. Kalau memang ingin berdonasi, lebih baik langsung ke pemerintah daerah atau Pemdes Kecamatan,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Di tengah duka akibat peristiwa ambruknya bangunan majelis di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, muncul kabar adanya oknum yang diduga memanfaatkan situasi dengan membuat donasi bantuan palsu untuk korban.
Kepala Desa Sukamakmur, Sri Widiarti, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan terkait adanya flyer donasi yang tidak jelas sumbernya.
“Tadi saya sedang mengurus warga bersama pihak Klinik Arafah. Dari klinik menyampaikan bahwa ada yang membuat donasi untuk korban, tapi itu tidak pernah sampai ke Klinik Arafah,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Senin (8/9/25).
Sri menegaskan, bahwa tindakan tersebut sangat tidak pantas. Mengingat, saat ini kondisi sedang terkena musibah.
“Ini ada oknum yang tidak bertanggung jawab. Jangan memanfaatkan situasi bencana untuk kepentingan pribadi. Warga yang sedang tertimpa musibah jangan sampai dirugikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, bahwa pihak pemerintah desa akan berkoordinasi dengan kepolisian terkait hal ini.
“Nanti akan kami coba komunikasikan dengan polisi. Saat ini kami masih fokus pada penanganan korban,” jelasnya.
(Pandu)







