Cibinong, SuaraBotim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah melakukan revitalisasi besar-besaran terhadap Alun-Alun Tegar Beriman dan Masjid Baitul Faizin.
Proyek penataan kawasan ikonik Kabupaten Bogor tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2026.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan bahwa revitalisasi dilakukan untuk menghadirkan wajah baru pusat kota Kabupaten Bogor yang lebih terbuka, modern, dan nyaman bagi masyarakat.
“Alun-Alun Tegar Beriman dan Masjid Baitul Faizin kita revitalisasi pada 2026. Semua pagar akan dihilangkan dan digeser ke belakang,” ujar Rudy kepada SuaraBotim.Com, Jumat (7/11/25).
Rudy menjelaskan, konsep alun-alun dan masjid agung yang saling berhadapan merupakan ciri khas pusat kota di banyak daerah.
Karena itu, lanjut dia, penataan ulang kawasan ini akan mengintegrasikan kedua fasilitas tersebut agar menjadi ruang publik yang lebih menyatu.
Rudy mengungkapkan, bahwa tahap awal revitalisasi Masjid Baitul Faizin sudah berjalan. Beberapa pekerjaan yang telah dilakukan.
“Revitalisasi seperti pemasangan eskalator, pembongkaran dan pemindahan tempat wudu, dan penghancuran menara masjid yang sebelumnya tampak miring,” paparnya.
“Menara yang miring sudah dihancurkan. Memang belum terlihat pembangunan baru, tetapi itu fondasi awalnya,” terusnya.
Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman itu juga menegaskan, bahwa pemasangan eskalator diperlukan demi kenyamanan jamaah, terutama para lansia.
“Tangga masjid yang dibangun oleh Pak Edy Yoso itu terlalu menukik tajam ke atas. Para sesepuh kita akan lebih nyaman naik ke masjid menggunakan eskalator. Eskalatornya sudah datang dan sedang dipasang,” tuturnya.
Dalam konsep penataan terbaru, Masjid Baitul Faizin dan Alun-Alun Tegar Beriman akan dibuat lebih terbuka tanpa pagar pembatas.
“Masjid tanahnya kami turunkan. Posisi masjid tanpa pagar, alun-alun juga tanpa pagar. Kawasan dibuat menyatu hingga ke area Kodim di sisi kiri yang juga akan diturunkan,” tutupnya
(Pandu)







