Cibinong, SuaraBotim.com – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor menegaskan bahwa isu penculikan anak bukan sekadar kabar bohong.
Pernyataan ini disampaikan menyusul terbongkarnya komplotan penculik anak di Makassar yang sudah berulang kali melakukan aksinya.
Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Waspada MK, mengatakan bahwa pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti nyata bahwa kejahatan penculikan anak masih mengancam.
Ia menekankan pentingnya kewaspadaan semua pihak, khususnya orang tua dan pihak sekolah. Menurutnya, pengakuan para pelaku yang mengakui telah berkali-kali melakukan penculikan dan transaksi jual beli anak menunjukkan bahwa jaringan kejahatan ini sudah lama bergerak.
“Kami mengimbau seluruh orang tua dan pihak sekolah, terutama PAUD dan TK, untuk meningkatkan pengawasan, sistem pengamanan, serta perlindungan terhadap anak-anak,” ujar Waspada MK kepada SuaraBotim.Com, Selasa (11/11/25).
Namun, ia juga mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang berhasil menyelamatkan korban dan menangkap para pelaku.
Waspada berharap, agar para pelaku mendapat hukuman berat sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Kami berharap agar para pelaku mendapatkan sanksi hukum yang berat sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tegasnya.
Lebih lanjut, Waspada mengimbau, agar orang tua lebih mengawasi buah hatinya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Kami kembali mengingatkan masyarakat untuk memperketat pengawasan terhadap anak dengan pendekatan yang ramah anak,” tegasnya.
(Pandu)







