SuaraBotim.Com – Peduli lingkungan kini bukan sekadar gaya hidup, melainkan aksi nyata. Acer Indonesia kembali membuktikan komitmennya melalui Gerakan Sayang Bumi dengan menanam 2.000 bibit pohon di kawasan Sentul Eco Edu Forest, Bogor, Senin (19/1/2026).
Program yang konsisten berjalan sejak 2022 ini kini telah memasuki tahun kelima. Mengusung semangat #SayangBumi, Acer ingin menunjukkan bahwa menjaga kelestarian alam bisa dimulai dari langkah sederhana namun berdampak signifikan.
“Menjaga lingkungan bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Lewat Gerakan Sayang Bumi, kami ingin mengajak semua pihak untuk mulai peduli dari langkah yang paling sederhana. Langkah ini adalah komitmen Acer untuk terus mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Leny Ng, President Director Acer Indonesia.
Senada dengan itu, Dinni Septianingrum selaku Founder & COO Sea Soldier Indonesia, menilai keterlibatan dunia usaha sangat vital dalam menjaga ekosistem. “Kolaborasi seperti ini punya dampak besar, apalagi jika melibatkan generasi muda. Edukasi dan aksi nyata harus berjalan beriringan,” katanya.
Kegiatan ini terasa istimewa karena melibatkan lebih dari 300 peserta, mulai dari guru, siswa sekolah, media, hingga mitra bisnis Acer. Selain menanam pohon, Acer juga menjadikan momen ini sebagai ajang edukasi pengelolaan sampah elektronik (e-waste).
Hasilnya pun luar biasa. Dari target awal pengumpulan dua ton sampah elektronik, realisasinya justru melampaui ekspektasi hingga mencapai tiga ton. Seluruh e-waste tersebut kemudian dikelola secara aman oleh mitra resmi Acer agar tidak mencemari lingkungan.
Dalam aksi hijau ini, Acer menanam lima jenis pohon berbeda yang disesuaikan dengan kondisi tanah di Sentul. Penanaman ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekosistem sekaligus memperluas kawasan hijau di wilayah Bogor.
Dengan konsistensi selama lima tahun, Gerakan Sayang Bumi diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya. Di era modern, kemajuan teknologi memang penting, namun kepedulian terhadap bumi tetap menjadi prioritas utama demi masa depan yang berkelanjutan.
(Sheila)







