Klapanunggal, SuaraBotim.Com – Sebuah kontainer penyimpanan barang di kawasan industri Kampung Narogong, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, terbakar pada Minggu (15/2/2026) dini hari.
Kebakaran tersebut diduga dipicu karena aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di area PT Twink Indonesia, Kawasan Wahyu Sejahtera, RT 10 RW 03, Desa Kembang Kuning. Api pertama kali diketahui sekitar pukul 02.40 WIB.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan pihaknya menerima laporan dari seorang petugas keamanan bernama Udin pada pukul 02.44 WIB melalui layanan darurat 112.
“Setelah menerima laporan dari Command Center 112, Komandan Regu langsung memerintahkan pemberangkatan personel dan armada dari Sektor Cileungsi menuju lokasi kejadian,” ujar Yudi kepada SuaraBotim.Com.
Berdasarkan laporan di lapangan, kata Yudi, kebakaran bermula saat salah satu karyawan membakar sampah di samping kontainer penyimpanan barang.
“Api sempat ditinggalkan dalam kondisi masih menyala dan kemudian merambat ke tumpukan kayu di sekitar lokasi hingga membesar,” jelasnya.
Upaya awal pemadaman sempat dilakukan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan api dinyatakan padam. Namun, tidak dilakukan pengecekan menyeluruh di area bawah tumpukan kayu.
Tak lama kemudian, petugas keamanan yang sedang berpatroli melihat kepulan asap pekat dari area kontainer.
“Api diketahui kembali muncul dari bagian bawah tumpukan kayu dan merembet hingga membakar isi kontainer serta barang-barang yang mudah terbakar di dalamnya,” ungkapnya.
Petugas keamanan kembali berupaya memadamkan api menggunakan APAR dan selang air, namun api tak terkendali. Pelapor kemudian menghubungi Command Center 112 untuk meminta bantuan.
Tim Damkar Sektor Cileungsi berangkat pukul 02.46 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 02.55 WIB dengan jarak tempuh sekitar 7,5 kilometer.
Sebanyak dua unit armada pemadam kebakaran, yakni Merapi 48 (F 9950 K) dan Merapi 23 (F 9990 J), diterjunkan ke lokasi.
Sebanyak tujuh anggota pemadaman dan dua personel penyelamatan dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam satu menit dan dinyatakan selesai pada pukul 04.54 WIB. Seluruh personel kembali ke sektor pada pukul 05.05 WIB.
“Api berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar dan Penyelamatan Sektor Cileungsi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” jelas Yudi.
Objek yang terbakar merupakan kontainer penyimpanan barang milik Bapak Stenli. Hingga saat ini, total kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam proses pendataan.
(Pandu)







