SUARABOTIM.COM – Seorang warga asal Sukahati, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor dilaporkan tenggelam di Situ Cikaret, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (10/5/26) dini hari.
Hingga saat ini pukul 11.05 WIB, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Kapolsek Cibinong, Kompol Jhony Handoko mengatakan, korban diketahui bernama Iwan. Sebelum kejadian, korban sempat berpamitan kepada keluarganya untuk menjenguk saudaranya yang sedang dirawat di RSUD Cibinong.
“Awalnya saudara Iwan ini pamit ke keluarganya untuk melihat saudaranya yang sakit di RSUD Cibinong,” ujar Kompol Handoko kepada SuaraBotim.Com.
Menurutnya, setelah menjenguk sang saudara, korban sempat berada di area rumah sakit dan disebut ingin keluar menuju kantin untuk merokok. Namun, saat berada di lokasi tersebut, korban diduga mengalami kondisi emosional yang tidak stabil.
“Korban sempat diamankan oleh petugas sekuriti karena terlihat agresif. Bahkan sekuritinya sempat dipukul,” jelasnya.
Kompol Handoko mengungkapkan, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan pernah menjalani perawatan di RS Marzoeki Mahdi, Kota Bogor.
“Memang korban ini ada riwayat gangguan jiwa dan masih dalam perawatan,” katanya.
Setelah keluar dari rumah sakit untuk menjenguk keluarganya, korban kemudian berjalan menuju kawasan Situ Cikaret. Salah seorang keluarganya bernama Dudung sempat mengikuti korban dan berusaha mengajaknya pulang.
Namun setibanya di Situ Cikaret, lanjut Kompol Handoko, korban menolak pulang dan tiba-tiba menceburkan diri ke danau tersebut.
“Korban langsung menyeburkan diri ke Situ Cikaret dan sempat berenang. Keluarganya berusaha menolong menggunakan bambu, tapi korban sudah terlalu jauh ke tengah,” ungkap Kompol Handoko.
Tak lama kemudian, korban diduga kehabisan tenaga dan tenggelam. Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.55 WIB.
Saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor, kepolisian, Koramil, serta dibantu warga sekitar.
“Fokus kami sekarang adalah pencarian korban agar segera ditemukan dan bisa diserahkan kepada pihak keluarga,” tutupnya.
(Pandu)







