SUARABOTIM.COM – Sebanyak 149.257 warga di Kabupaten Bogor terdampak kekeringan akibat musim kemarau yang melanda berbagai wilayah.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, kondisi tersebut terjadi selama periode 10 Juni hingga 2 Agustus 2026.
Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi mengatakan, pihaknya terus melakukan pendistribusian air bersih ke wilayah-wilayah yang mengalami krisis air guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Selama periode 10 Juni hingga 2 Agustus 2026, BPBD Kabupaten Bogor telah mendistribusikan air bersih ke 287 titikyang tersebar di 113 desa di 28 kecamatan,” kata Andi Sumardi, Senin (3/8/26).
Ia menjelaskan, dampak kekeringan telah dirasakan oleh 43.375 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 149.257 jiwa di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
“Hingga saat ini, kami telah menyalurkan 1.207.000 liter air bersih melalui 247 rit kendaraan tangki untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga,” ujarnya.
Andi menambahkan, pendistribusian air bersih akan terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat di daerah yang mengalami kekeringan.
BPBD juga mengimbau warga agar menggunakan air secara hemat selama musim kemarau dan segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila wilayahnya mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
(Pandu)







