SUARABOTIM.COM – Kesigapan personel Polsek Parung dalam merespons laporan masyarakat berhasil menggagalkan dugaan aksi tawuran antarkelompok remaja atau gangster di wilayah Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/26).
Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima melalui grup WhatsApp.
“Dalam laporan itu disebutkan adanya sekelompok remaja yang diduga merupakan anggota gangster bergerak dari arah perbatasan Depok–Parung menuju wilayah Parung dengan membawa senjata tajam,” ujarnya, Selasa (4/8/26).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kompol Maman Firmansyah segera memerintahkan personel piket patroli yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) IPDA Bambang Indra S. untuk melakukan patroli serta penyisiran di jalur yang diperkirakan akan dilalui rombongan tersebut.
“Sekitar pukul 22.00 WIB, petugas melakukan penyisiran di Jalan Raya Parung–Lebakwangi, tepatnya di depan restoran cepat saji di Desa Pemagarsari, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor,” terangnya.
Di lokasi, lanjut Kompol Maman, pihaknya mendapati sekitar 50 sepeda motor yang diduga merupakan rombongan remaja yang hendak melakukan aksi tawuran.
“Melihat kedatangan petugas kepolisian, kelompok tersebut langsung membubarkan diri dan melarikan diri ke berbagai arah,” katanya.
Personel Polsek Parung kemudian melakukan pengejaran hingga ke wilayah Pengasinan untuk memastikan tidak ada lagi kelompok yang berkumpul maupun berpotensi melakukan aksi tawuran.
Dari hasil patroli tersebut, Kompol Maman menuturkan, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam yang diduga ditinggalkan oleh salah seorang anggota kelompok tersebut.
“Kendaraan itu kini diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, sementara identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan,” tutur dia.
Kapolsek Parung mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi secara cepat sehingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat dicegah.
“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan adanya potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak kriminal maupun aksi tawuran yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Parung akan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan, memperkuat koordinasi dengan polsek di wilayah perbatasan, serta mengoptimalkan patroli siber untuk memantau aktivitas kelompok yang diduga merencanakan aksi tawuran melalui media sosial.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari serta penggunaan media sosial, agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun bentuk kenakalan remaja lainnya.
(Pandu)






