SUARABOTIM.COM – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus HUT ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), PWRI Kecamatan Jonggol menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pengobatan gratis bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Jonggol ini merupakan hasil kolaborasi antara PWRI Kecamatan Jonggol dengan Pemerintah Kecamatan Jonggol, Palang Merah Indonesia (PMI), sejumlah rumah sakit, klinik, serta tiga puskesmas yang berada di wilayah Kecamatan Jonggol.
Ketua PWRI Kecamatan Jonggol Bakri Hasan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial PWRI kepada masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-81 dan HUT PWRI ke-64.
”Kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT RI ke-81 serta HUT PWRI ke-64. Kami mengadakan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan gratis, dan donor darah. Tiga kegiatan ini memang sudah direncanakan, baik oleh PWRI Kecamatan Jonggol maupun melalui Forum Silaturahmi PWRI se-Bogor Timur,” ujar Bakri Hasan. Rabu (5/8/26).
Ia menjelaskan, PWRI menargetkan sebanyak 200 peserta untuk pemeriksaan kesehatan gratis, 200 peserta untuk pengobatan gratis, dan 100 pendonor darah. Namun, antusiasme masyarakat yang tinggi membuat jumlah peserta diperkirakan melampaui target yang telah ditetapkan.
”Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi. Baik untuk donor darah, pemeriksaan kesehatan, maupun pengobatan gratis. Kelihatannya jumlah peserta melebihi target yang kami rencanakan,” katanya.
Ia menjelaskan, dalam kegiatan ini sebanyak tujuh dokter diterjunkan dari berbagai fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan panitia. Diantaranya berasal dari RSUD dr. Satibi, Rumah Sakit Permata, Rumah Sakit Medirosa, Klinik Sukamakmur, Bank BJB, serta tiga puskesmas di Kecamatan Jonggol, yakni Puskesmas Jonggol, Puskesmas Balekambang, dan Puskesmas Sukanegara.
Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu dan para pensiunan.
”Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu. Selain itu, kami juga ingin memberikan kemudahan pelayanan kesehatan bagi anggota PWRI maupun masyarakat umum,” ungkapnya.
Melihat tingginya antusias masyarakat, ia berencana menjadikan kegiatan bakti sosial ini sebagai agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun, bahkan diupayakan setiap enam bulan sekali.
”Kami ingin kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun, atau kalau memungkinkan setiap enam bulan sekali. Apalagi saat ini kondisi cuaca sedang musim panas, sehingga banyak penyakit yang muncul seperti batuk, pilek, dan demam. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (Retza)







