Wednesday, November 4, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Jaga Iklim Investasi, Pemkab Bogor Beri Waktu 10 Hari Kepada Perusahaan Diduga Cemari Sungai Cileungsi

by Arsyit Syarifudin
September 19, 2026
in Suara Bogor
0
Jaga Iklim Investasi, Pemkab Bogor Beri Waktu 10 Hari Kepada Perusahaan Diduga Cemari Sungai Cileungsi

Pemkab Bogor berikan spanduk peringatan kepada salahsatu perusahaan diwilayah Kecamatan Klapanunggal yang diduga membuang limbah ke aliran Sungai Cileungsi. (Foto: Pandu)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memilih langkah persuasif setelah menemukan sejumlah saluran yang diduga digunakan untuk membuang limbah berwarna pekat dan berbau ke aliran Sungai Cileungsi di wilayah Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Sabtu (19/9/26).

Temuan tersebut didapati saat Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forkopimda dan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) melakukan penyusuran Sungai Cileungsi dari wilayah Kecamatan Gunung Putri hingga wilayah Kecamatan Klapanunggal menggunakan perahu.

READ ALSO

Jaro Ade Punya Target Besar, Kafilah MTQ Kabupaten Bogor Didorong Tembus Level Internasional

Antisipasi Perubahan Cuaca di Bumi Tegar Beriman, Polres Bogor Perintahkan Personel Siaga 24 Jam

Di wilayah Klapanunggal, tim juga mengecek sejumlah drainase di sekitar tiga perusahaan. Dari pengecekan tersebut ditemukan dua perusahaan yang diduga memiliki saluran tersembunyi untuk membuang limbah ke aliran sungai.

Keberadaan saluran tersebut menjadi perhatian karena sejumlah pipa pembuangan di sepanjang Sungai Cileungsi sulit diketahui secara kasatmata. Saluran itu diduga digunakan untuk mengalirkan limbah dari kawasan industri menuju sungai.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, penyusuran dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang berulang mengenai kondisi Sungai Cileungsi yang menghitam dan berbau.

“Hari ini kita menindaklanjuti aduan masyarakat yang memang selalu berulang-ulang. Kita melakukan susur sungai bersama KP2C dan Forkopimda,” kata Rudy.

Menurut Rudy, minimnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir membuat debit Sungai Cileungsi turun drastis. Kondisi tersebut membuat sejumlah pipa pembuangan dari kawasan industri terlihat lebih jelas.

Ia menyebut terdapat sekitar 176 perusahaan di kawasan tersebut. Setelah dilakukan investigasi selama beberapa minggu, Pemkab Bogor menemukan 23 perusahaan yang terindikasi memiliki ketidaksesuaian dalam pengelolaan lingkungan.

“Hasil inventarisasi dari 176 perusahaan, ditemukan kurang lebih 23 perusahaan. Skalanya ada yang multinasional, ada yang nasional, dan kewenangannya ada di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” ujarnya.

Pemkab Bogor juga telah mengambil sampel air serta mengumpulkan bukti berupa foto dan video dari sejumlah titik pembuangan. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya air buangan yang berada di atas ambang batas baku mutu.

Meski menemukan indikasi tersebut, Rudy menegaskan, pihaknya tidak langsung menutup operasional perusahaan. Pemerintah memilih menutup saluran pembuangan yang diduga melanggar ketentuan baku mutu.

“Yang kami tutup adalah beberapa saluran air limbah yang melewati batas baku mutu air yang kita duga mencemari Sungai Cileungsi,” jelasnya.

Terlebih, Rudy juga mengucapkan, Pemkab Bogor memberikan waktu kepada perusahaan yang telah diberikan surat untuk melakukan pembenahan terhadap instalasi pengolahan air limbah.

“Kita berikan waktu 10 hari ke depan. Apabila butuh pendampingan, kami akan dampingi untuk melakukan perbaikan di tata kelola instalasi air limbahnya,” kata Rudy.

Rudy menjelaskan, langkah persuasif tersebut dilakukan karena kewenangan perizinan sejumlah perusahaan berada di pemerintah pusat dan kementerian terkait.

Pemkab Bogor nantinya akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menindaklanjuti perusahaan yang kewenangannya berada di tingkat pusat.

Dalam penyusuran tersebut, lanjut Rudy, ia menemukan sejumlah saluran pembuangan yang sebelumnya telah disegel Kementerian Lingkungan Hidup, namun diduga kembali digunakan untuk membuang limbah.

“Kita tadi melihat ada beberapa output buangan air yang sudah disegel oleh Kementerian Lingkungan Hidup, tapi beberapa hari ke belakang kita lihat masih melakukan pembuangan limbah,” ungkapnya.

Rudy menuturkan, temuan tersebut akan dilaporkan secara resmi kepada Kementerian Lingkungan Hidup untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Namun, ia menegaskan, Pemkab Bogor ingin persoalan pencemaran Sungai Cileungsi segera diselesaikan tanpa menghambat aktivitas dunia usaha.

“Kita ingin ekonomi tetap bergerak dan tidak ada masyarakat satu pun yang dirugikan,” tutupnya.

(Pandu)

Tags: KlapanunggalKP2CPemkab BogorPencemaran LingkunganRudy SusmantoSungai Cileungsi

Related Posts

Jaro Ade Punya Target Besar, Kafilah MTQ Kabupaten Bogor Didorong Tembus Level Internasional
Suara Bogor

Jaro Ade Punya Target Besar, Kafilah MTQ Kabupaten Bogor Didorong Tembus Level Internasional

November 4, 2026
Antisipasi Perubahan Cuaca di Bumi Tegar Beriman, Polres Bogor Perintahkan Personel Siaga 24 Jam
Suara Bogor

Antisipasi Perubahan Cuaca di Bumi Tegar Beriman, Polres Bogor Perintahkan Personel Siaga 24 Jam

November 3, 2026
Dugaan Kasus Korupsi RSUD Bogor Utara, Kejari Kabupaten Bogor Sebut Ada Tersangka Baru?
Suara Bogor

Dugaan Kasus Korupsi RSUD Bogor Utara, Kejari Kabupaten Bogor Sebut Ada Tersangka Baru?

November 3, 2026
Hj. Yuliani Hastuti Dorong Ibu-Ibu Limusnunggal Perkuat Silaturahmi Lewat Pengajian Rutin
Suara Bogor

Hj. Yuliani Hastuti Dorong Ibu-Ibu Limusnunggal Perkuat Silaturahmi Lewat Pengajian Rutin

November 3, 2026
Puluhan Perkara Inkrah, Kejari Kabupaten Bogor Musnahkan Barang Bukti Narkotika hingga Senpi
Suara Bogor

Puluhan Perkara Inkrah, Kejari Kabupaten Bogor Musnahkan Barang Bukti Narkotika hingga Senpi

November 3, 2026
Usai Diperiksa KPK, Jaro Ade Minta ASN Pemkab Bogor Tak Kendor Layani Masyarakat
Suara Bogor

Usai Diperiksa KPK, Jaro Ade Minta ASN Pemkab Bogor Tak Kendor Layani Masyarakat

November 2, 2026
Next Post
FFKB 2026 Sukses Digelar, Film “Nilai yang Tersisa” dari Ciawi Raih Juara 1

FFKB 2026 Sukses Digelar, Film “Nilai yang Tersisa” dari Ciawi Raih Juara 1

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Dua Pekan Berlalu, Hasil Lab Dugaan Keracunan MBG di Cisarua dan Dramaga Masih Misterius
  • Jaro Ade Punya Target Besar, Kafilah MTQ Kabupaten Bogor Didorong Tembus Level Internasional
  • Antisipasi Perubahan Cuaca di Bumi Tegar Beriman, Polres Bogor Perintahkan Personel Siaga 24 Jam
  • Dugaan Kasus Korupsi RSUD Bogor Utara, Kejari Kabupaten Bogor Sebut Ada Tersangka Baru?
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?