SUARABOTIM.COM – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, berharap Kapolres Bogor yang baru, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, dapat melanjutkan program-program positif yang telah dijalankan pejabat sebelumnya serta memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Harapan tersebut disampaikan Ade Ruhandi menyusul pergantian kepemimpinan Polres Bogor dari AKBP Wikha Ardilestanto kepada AKBP Arfan Zulkan Sipayung.
Ade Ruhandi menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada Wikha beserta keluarga atas kontribusi selama bertugas di Kabupaten Bogor, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta membangun komunikasi dan koordinasi dengan Forkopimda.
Ia juga menyambut kedatangan Kapolres Bogor yang baru dan berharap berbagai program yang telah direncanakan dapat dilanjutkan dengan baik.
“Kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada Kapolres lama, Pak Wikha, beserta keluarga yang sudah memberikan kontribusi kepada masyarakat Kabupaten Bogor melalui pelayanan yang baik serta komunikasi dengan Forkopimda,” ujar pria yang kerap disapa Jaro Ade kepada SuaraBotim.Com, Jumat (23/10/26).
Jaro Ade menuturkan, tantangan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Bogor membutuhkan kerja sama seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.
Terlebih, kata Jaro Ade, Kabupaten Bogor merupakan wilayah tempat tinggal Presiden Prabowo Subianto, sehingga tugas pengamanan membutuhkan kesiapsiagaan dan koordinasi yang optimal.
Namun, Jaro Ade juga meyakini, dengan kebersamaan dan niat tulus dalam melayani masyarakat, situasi keamanan di Kabupaten Bogor dapat terus terjaga.
“Saya yakin Kapolres yang baru bisa melanjutkan program-program yang sudah terencana dengan baik. Dengan kebersamaan, seluruh Forkopimda bisa menjalankan tugas dengan niat ikhlas, niat ibadah untuk melayani masyarakat, sehingga kamtibmas di Kabupaten Bogor menjadi lebih baik,” katanya.
Selain melanjutkan program kerja, Jaro Ade juga meminta Kapolres Bogor yang baru memperjuangkan penambahan jumlah personel kepolisian melalui Polda Jawa Barat.
“Luas wilayah dan jumlah penduduk Kabupaten Bogor menjadi tantangan tersendiri bagi kepolisian dalam memberikan pelayanan dan menjaga keamanan,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, jumlah penduduk Kabupaten Bogor mencapai sekitar 6,1 juta jiwa. Kondisi tersebut dinilai perlu diimbangi dengan ketersediaan personel yang memadai agar pelayanan kepolisian dapat menjangkau masyarakat secara optimal.
“Kita berharap Pak Kapolres bisa mengusulkan kepada Polda untuk penambahan personel di Polres Bogor,” ungkapnya.
Jaro Ade juga berharap Polda Jawa Barat dan Mabes Polri memberikan perhatian terhadap kebutuhan personel di wilayah tersebut. Ia menilai, pemenuhan jumlah anggota kepolisian penting untuk mendukung pelaksanaan tugas pengamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan kepemimpinan baru dan dukungan seluruh unsur Forkopimda, Ade berharap sinergi yang telah terbangun dapat semakin kuat demi menjaga Kabupaten Bogor tetap aman dan kondusif.
(Pandu Maulana)







