SuaraBotim.Com – GAC Group semakin agresif membangun ekosistem otomotif berkelanjutan di tanah air. Melalui strategi global bertajuk “In Local, For Local”, produsen otomotif asal Tiongkok ini berkomitmen untuk tumbuh bersama pasar lokal melalui inovasi teknologi dan kolaborasi strategis dengan penyedia layanan mobilitas terbesar, Grab.
Presiden GAC International, Wei Haigang, menyatakan bahwa transformasi GAC kini berfokus pada penguatan ekosistem otomotif yang terintegrasi sepenuhnya, mulai dari riset, produksi, hingga layanan purnajual yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
“Strategi ini memungkinkan kami menghadirkan solusi mobilitas yang cerdas, relevan, dan berkelanjutan bagi konsumen lokal,” ujar Wei Haigang di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Salah satu langkah nyata dari strategi ini adalah integrasi model AION Y Plus ke dalam ekosistem digital Grab di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Sinergi ini bertujuan menghadirkan pengalaman transportasi urban yang lebih efisien, nyaman, dan ramah lingkungan.
AION Y Plus yang menjadi ujung tombak kolaborasi ini dibekali baterai berkapasitas 63 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 490 km dalam sekali pengisian daya. Kendaraan ini dirancang khusus untuk mobilitas perkotaan yang dinamis dengan kabin lapang dan fitur keselamatan mutakhir.
Chief Product Officer Grab, Philipp Kandal, menyambut positif kerja sama ini. Menurutnya, performa kendaraan listrik GAC sangat mendukung efisiensi operasional mitra pengemudi sekaligus meningkatkan standar keamanan perjalanan bagi pengguna.
“Kendaraan listrik GAC mampu menjawab tantangan mobilitas perkotaan masa depan yang menuntut keamanan dan kenyamanan lebih tinggi,” kata Philipp.
Dibanderol dengan harga mulai Rp419 juta, AION Y Plus diprediksi akan menjadi pesaing kuat di pasar mobil listrik (EV) Indonesia. Kehadiran GAC melalui skema kolaboratif ini mempertegas arah baru mobilitas nasional yang lebih hijau dan modern tanpa mengesampingkan keterjangkauan bagi konsumen.
(Sheila)







