Saturday, January 24, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Lipat Gandakan Target, Menkes Patok 136 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis pada 2026

by Arsyit Syarifudin
January 24, 2026
in Kesehatan
0
Lipat Gandakan Target, Menkes Patok 136 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis pada 2026

Anggota DPR RI Ravindra Airlangga saat mengikuti Cek Kesehatan Gratis. Foto: Doc. Aktualita.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SuaraBotim.Com — Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menetapkan target ambisius untuk sektor kesehatan preventif nasional. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan sebanyak 136 juta masyarakat Indonesia mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Angka ini melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan capaian tahun 2025 yang menjangkau 70 juta penerima manfaat. Budi menjelaskan bahwa dari capaian tahun lalu, pemerintah telah berhasil memetakan kondisi kesehatan masyarakat dalam berbagai klasifikasi, mulai dari kondisi sehat hingga tidak sehat.

READ ALSO

Tingkatkan Produktivitas, BRI Kanca Menara BRILiaN Bersinergi dengan RS Mitra Keluarga Gelar Layanan Kesehatan

Anak Terlihat Sehat Belum Tentu Gizinya Cukup, Waspadai Hidden Hunger!

“Penerima manfaat program CKG sepanjang tahun lalu sudah mencapai 70 juta. Dari situ terlihat kondisi kesehatan masyarakat kita sangat beragam,” ujar Budi di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Menkes menegaskan bahwa program CKG bukan sekadar seremoni skrining massal. Inti dari kebijakan ini adalah memastikan masyarakat tetap produktif sesuai visi Presiden Prabowo Subianto.

Inovasi utama pada pelaksanaan tahun 2026 adalah adanya sistem “tata laksana” atau tindak lanjut bagi warga yang hasil pemeriksaannya menunjukkan kondisi kurang sehat (rapor kuning) atau sakit (rapor merah).

“Pilot project-nya sudah berjalan. Kami ingin memastikan orang yang kita identifikasi kurang sehat harus ditindaklanjuti. Harus kita tata laksana agar kembali menjadi sehat,” tegas Budi.

Aspek tindak lanjut medis inilah yang menjadi pembeda signifikan. Jika tahun 2025 fokus pada perluasan akses skrining, maka tahun 2026 pemerintah berkomitmen mengawal proses pengobatan dan perawatan bagi mereka yang terjaring dalam skrining tersebut.

“Jadi selain jumlahnya naik dari 70 juta ke 136 juta, yang paling penting adalah kita mulai terapkan tata laksananya, termasuk pengobatan dan perawatannya di lapangan,” pungkasnya.

Hadirnya program ini diharapkan mampu menekan biaya pengobatan jangka panjang nasional dengan mendeteksi penyakit secara dini di level masyarakat paling bawah.

Tags: Cek Kesehatan GratisKemenkes RIMenkes Budi Gunadi SadikinPrabowo SubiantoSkrining Kesehatan

Related Posts

Tingkatkan Produktivitas, BRI Kanca Menara BRILiaN Bersinergi dengan RS Mitra Keluarga Gelar Layanan Kesehatan
Kesehatan

Tingkatkan Produktivitas, BRI Kanca Menara BRILiaN Bersinergi dengan RS Mitra Keluarga Gelar Layanan Kesehatan

January 24, 2026
Anak Terlihat Sehat Belum Tentu Gizinya Cukup, Waspadai Hidden Hunger!
Kesehatan

Anak Terlihat Sehat Belum Tentu Gizinya Cukup, Waspadai Hidden Hunger!

January 24, 2026
Tingkatkan Layanan Kesehatan, BRI KC Depok Serahkan Bantuan Ambulans TJSL
Kesehatan

Tingkatkan Layanan Kesehatan, BRI KC Depok Serahkan Bantuan Ambulans TJSL

January 22, 2026
RS Siloam Jakarta Ajak Masyarakat Kenali Cacar Api lewat Healt Talk, Jakarta
Kesehatan

Melalui kampanye Ageing Gracefully, Rumah Sakit Siloam Lippo Village Ajak Masyarakat Kenali Cacar Api Sejak Dini

January 18, 2026
Eka Hospital MT Haryono Boyong Robot Bedah Tercanggih Da Vinci XI ke Jakarta
Kesehatan

Eka Hospital MT Haryono Boyong Robot Bedah Tercanggih Da Vinci XI ke Jakarta

January 15, 2026
Tak Perlu Takut Operasi Wasir, Metode Laser di RS Pondok Indah Tawarkan Pemulihan Kilat
Kesehatan

Tak Perlu Takut Operasi Wasir, Metode Laser di RS Pondok Indah Tawarkan Pemulihan Kilat

January 15, 2026
Next Post
Belanja di Outlet Jadi Pilihan Cerdas Konsumen Rasional 2026

Belanja di Outlet Jadi Pilihan Cerdas Konsumen Rasional 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Wahyudi Chaniago Ajak Pemuda Kabupaten Bogor Jadikan Perbedaan sebagai Kekuatan
  • Daulat Harahap Dukung Natal Bersama FPK: Bogor Harus Dibangun dengan Kebersamaan
  • Belanja di Outlet Jadi Pilihan Cerdas Konsumen Rasional 2026
  • Lipat Gandakan Target, Menkes Patok 136 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis pada 2026

Newsletter

  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?