Cibinong, SuaraBotim.Com – Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor memastikan sinergi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam mendukung program 100 hari kerja Bupati Bogor.
Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, Muhammad Irvan Maulana menegaskan, bahwa pihaknya akan selalu mendukung Satpol PP dalam melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan penegakan aturan di wilayah Kabupaten Bogor.
“Hasil pertemuan tadi, Satpol PP insya Allah akan bersinergi dengan Komisi 1 untuk mendukung program 100 hari Bupati Bogor. Jadi, kalau ada sidak, kami akan selalu memberikan dukungan mulai dari sekarang,” ujar pria yang sering disapa Ipeck kepada SuaraBotim.Com, Senin (26/2/2024).
Ipeck menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan sidak, Satpol PP memiliki prosedur tersendiri. “Ada tahapan penekanan, Satpol PP akan memberikan peringatan sebanyak tiga kali sebelum melakukan eksekusi terhadap pelanggar,” terangnya.
Sementara, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Cecep Imam mengucapkan, bahwa pihaknya telah melakukan pemanggilan ulang terhadap pihak terkait setelah survey yang dilakukan oleh Komisi 1.
Terkait adanya dugaan bahwa Satpol PP membatalkan kegiatan Dewan, Cecep menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kesalahpahaman yang sudah diklarifikasi.
“Penyegelan itu adalah produk hukum yang memiliki aturan jelas, mengacu pada Permendagri No. 26 Tahun 2020. Jadi, tidak bisa sembarangan dilakukan tanpa melalui prosedur yang benar,” kata Cecep.
Menurutnya, sebelum melakukan penyegelan, harus dilakukan pendalaman, pengecekan perizinan, serta kajian yang matang.
“Jadi bukan berarti Satpol PP mengabaikan sidak Komisi 1 dan 3, tetapi setiap tindakan harus sesuai dengan SOP yang berlaku,” tutupnya.
(pandu)







