Cibinong, SuaraBotim.Com – Camat Cibinong, Acep Sajidin menjelaskan kronologi kecelakaan tragis yang menimpa rombongan warga Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, di Jalan Sedayu, Lampung, pada Minggu (5/10/25).
Menurut Acep, rombongan berangkat dari Cibinong pada Kamis (2/10/25) menggunakan dua kendaraan, yakni satu mobil Elf dan satu mobil kecil untuk menghadiri acara besanan di Lampung.
“Hari Kamis berangkat dari Cibinong dua mobil, satu Elf dan satu mobil kecil untuk ngebesan ke Lampung,” ujar Acep saat dikonfirmasi, Kamis (9/10/25).
Setelah acara selesai, kata dia, rombongan memutuskan untuk pulang ke Bogor pada Minggu pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Kali ini, mereka menambah satu mobil kecil karena pasangan pengantin ikut pulang bersama rombongan.
“Pelaksanaan selesai, Minggu pagi sekitar setengah enam pulang tiga mobil, satu Elf dan dua mobil kecil karena pengantin ikut pulang,” jelasnya.
Namun, saat perjalanan pulang sekitar pukul 10.00 WIB, kecelakaan tragis terjadi. Mobil Elf yang membawa 13 penumpang tiba-tiba kehilangan kendali saat melintas di jalan turunan dan tikungan tajam.
“Sekitar jam 10 itu terjadi kecelakaan, mobil Elf remnya blong sehingga masuk jurang. Isinya 13 orang,” kata Acep.
Berdasarkan keterangan sopir, insiden terjadi karena rem kendaraan mendadak blong di jalan menurun dan berbelok tajam. Sopir panik dan tidak sempat mengendalikan arah kendaraan hingga akhirnya terjun ke jurang.
“Pengakuan sopir, rem blong dan panik di turunan karena jalanan menukik dan menikung,” tambahnya.
Akibat kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia, sementara belasan lainnya mengalami luka-luka.
Sejumlah korban kini sudah dipulangkan ke Bogor dan dirawat di RSUD Cibinong, sementara beberapa korban lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit di Lampung.
(Pandu)







