SUARABOTIM.COM – Praktik pungutan liar (pungli) yang kerap meresahkan masyarakat di titik-titik keramaian Kabupaten Bogor kini menjadi target utama pemerintah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Polres Bogor resmi sepakat membentuk tim khusus lintas instansi untuk menyapu bersih praktik pungli di lapangan.
Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang meminta adanya tindakan konkret dan cepat ketimbang sekadar prosedur administratif.
Wakapolres Bogor, Kompol Rizka Fadhila, menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memetakan personel dan segera turun ke lokasi yang sudah diidentifikasi sebagai zona merah pungli.
”Agenda awal difokuskan pada pemetaan kekuatan personel, pembagian tugas yang jelas, serta penentuan langkah cepat yang dapat segera dilaksanakan. Aksi lapangan harus segera dilakukan,” tegas Kompol Rizka di Mapolres Bogor, Rabu (15/4/2026).
Alih-alih bergerak secara umum, tim khusus ini akan memusatkan operasi pada lokasi-lokasi yang sering dikeluhkan masyarakat, terutama kawasan wisata Puncak dan area lingkar Stadion Pakansari. Selain pungli, tim juga menaruh perhatian serius pada tingginya angka kehilangan kendaraan di area parkir kawasan tersebut.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bogor, Ferdinando Selmi Pardede, menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan ini demi meningkatkan kepercayaan publik terhadap keamanan dan pelayanan di Bogor.
”Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan partisipasi masyarakat, kami optimistis praktik pungutan liar dapat ditekan serta kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik semakin meningkat,” ungkap Ferdinando.
Pemerintah berharap dengan hadirnya tim khusus ini, kenyamanan wisatawan di Puncak dan pengunjung di Stadion Pakansari dapat kembali terjaga dari gangguan oknum yang tidak bertanggung jawab.
(Retza)







