Friday, October 16, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Desa

Kemenpu Gelar Pertemuan Awal Studi LARAP Pembangunan Kolam Pengendali Banjir di Tlajung Udik

by Arsyit Syarifudin
October 16, 2025
in Suara Desa
0
Kemenpu Gelar Pertemuan Awal Studi LARAP Pembangunan Kolam Pengendali Banjir di Tlajung Udik

Foto bersama setelah melakukan pembahasan pembuatan kolam pengendali banjir di Aula Desa Tlajung Udik. (Foto: Pandu Maulana/ SuaraBotim.Com)

Share on FacebookShare on Twitter

Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung–Cisadane menggelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) pertama untuk studi Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP) pembangunan kolam pengendali banjir Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi, Kamis (16/10/25).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

READ ALSO

BKK Rp761 Juta, Jembatan Bojong Dibangun

Pemdes Sukamaju Genjot Pembangunan Infrastruktur Lewat BanKeu

Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari Kecamatan Klapanunggal, Jatiasih, dan Gunung Putri.

Agenda utama pertemuan adalah membahas perencanaan awal pembangunan kolam retensi sebagai langkah mitigasi banjir di wilayah hilir kedua sungai tersebut.

Kepala Desa Tlajung Udik, Yusuf Ibrahim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan awal dari studi LARAP yang dilakukan KemenPUPR dan BBWS.

“Pertemuan ini dihadiri para pemilik lahan dan pihak terkait untuk membahas rencana pembangunan kolam retensi yang akan berada di wilayah kami. Tujuannya untuk mengurangi dampak banjir yang sering terjadi, khususnya di Kecamatan Gunung Putri dan sekitarnya,” ujar Kades Bontot kepada SuaraBotim.Com.

Menurutnya, banjir kerap melanda wilayah Bojong Kulur dan Tlajung Udik akibat luapan air dari Sungai Cileungsi. Oleh karena itu, keberadaan kolam retensi diharapkan mampu menahan sementara debit air saat hujan deras.

“Targetnya ada dua titik kolam di Desa Tlajung Udik, yakni di sekitar RW 11 dan RW 18,” katanya.

Selain proyek kolam retensi, ia juga menyinggung upaya revitalisasi Setu Tlajung Udik yang sedang berlangsung. Ia berharap langkah tersebut dapat memperkuat daya serap air alami dan menekan risiko banjir.

“Setu itu bisa jadi tampungan air alami. Kalau pendangkalan sudah dibersihkan dan setunya rapi, insyaallah banjir bisa dikendalikan,” katanya.

Sementara itu, Evi Gustiana, Kepala Bidang Kpisda BBWS Ciliwung–Cisadane, menjelaskan bahwa pertemuan kali ini bertujuan untuk mendata dan menginventarisasi lahan yang terdampak proyek.

“Ini baru tahap awal. Kami mengidentifikasi kepemilikan lahan calon lokasi kolam retensi, sebelum dilakukan survei dan pengukuran oleh konsultan,” jelasnya.

Evi menambahkan, dari total delapan kolam retensi yang direncanakan, tiga di antaranya akan mulai dilaksanakan terlebih dahulu.

“Luasannya bervariasi tergantung kondisi lapangan. Kolam retensi ini berfungsi sebagai ‘parkir sementara air’ untuk mengurangi potensi banjir,” ujarnya.

Selain pembangunan kolam retensi, BBWS juga akan melakukan normalisasi Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi guna mengembalikan kapasitas tampungan sungai yang mengalami pendangkalan.

“Sebelumnya sungai hanya mampu menampung banjir dua tahunan. Setelah normalisasi, daya tampungnya ditingkatkan untuk banjir 25 tahunan,” kata Evi.

Ia menegaskan bahwa setelah proses identifikasi dan penetapan lokasi selesai, tahap berikutnya adalah pembentukan satuan tugas (Satgas) untuk menghitung besaran ganti rugi bagi masyarakat yang terdampak.

“Targetnya, seluruh proses LARAP bisa selesai sesuai jadwal agar pembangunan kolam pengendali banjir dapat segera dimulai,” pungkasnya.

(Pandu)

Tags: BBWS Ciliwung-CisadaneGunung PutriKemenPUPRKolam RetensiLARAPnormalisasi sungaiPengendali BanjirSungai CileungsiTlajung udik

Related Posts

Pemdes Sukamaju Genjot Pembangunan Infrastruktur Lewat BanKeu
Suara Desa

BKK Rp761 Juta, Jembatan Bojong Dibangun

October 14, 2026
BKK Rp761 Juta, Jembatan Bojong Dibangun
Suara Desa

Pemdes Sukamaju Genjot Pembangunan Infrastruktur Lewat BanKeu

October 14, 2026
Mepet Akhir Tahun, Bankeu Desa Tahap Dua di Kabupaten Bogor Terancam Tak Cair
Suara Desa

Mepet Akhir Tahun, Bankeu Desa Tahap Dua di Kabupaten Bogor Terancam Tak Cair

October 13, 2026
Akibatkan Banjir, Warga Leuwijambe Pertanyakan Izin Proyek PT.Putra Mahkota Land
Suara Desa

Akibatkan Banjir, Warga Leuwijambe Pertanyakan Izin Proyek PT.Putra Mahkota Land

October 7, 2026
Berbekal Inovasi ‘Out of the Box’, Desa Gunung Putri Pede Bidik Juara Desa Berprestasi Tingkat Nasional 2026
Suara Desa

Berbekal Inovasi ‘Out of the Box’, Desa Gunung Putri Pede Bidik Juara Desa Berprestasi Tingkat Nasional 2026

October 6, 2026
Kades Nagrak Sukaraja Jadi Tersangka Dugaan Jual Beli Tanah, Hadijana: Pemdes Dipimpin PLH
Suara Desa

Kades Nagrak Sukaraja Jadi Tersangka Dugaan Jual Beli Tanah, Hadijana: Pemdes Dipimpin PLH

September 29, 2026
Next Post
Tak Konsentrasi, Mobil Truk di Cileungsi Terguling Akibat Tanah Amblas

Tak Konsentrasi, Mobil Truk di Cileungsi Terguling Akibat Tanah Amblas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Soal Isu Calon Ibu Kota Bogor Timur Digeser dari Sukamakmur, Beben Angkat Bicara
  • Jaro Ade Tinjau KDKMP Pakansari, Dorong Pembangunan Menyeluruh di 416 Desa dan 19 Kelurahan
  • Achmad Fathoni Minta Satpol PP Tegas Soal Jam Operasional Kafe di Metland Cileungsi
  • Nongkrong hingga Dini Hari di Metland Cileungsi Disorot, Jam Operasional Kafe Diminta Dibatasi
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?