Cibinong, SuaraBotim.com – Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Bogor memaknai Hari Pahlawan sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap tanah air sekaligus menghormati jasa para pejuang. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua PPM Kabupaten Bogor, Agus Jaya Gunara.
Agus menegaskan, bahwa Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi pengingat agar generasi masa kini tidak melupakan sejarah perjuangan yang melekat kuat di Kabupaten Bogor.
“Kita memaknai Hari Pahlawan sebagai bentuk cinta terhadap tanah air dan hormat kepada para pahlawan. Upacara memang berlangsung setiap tahun, namun sejarah perjuangan di Kabupaten Bogor tidak boleh dilupakan karena ditandai oleh keberadaan para pahlawan,” ujar Agus kepada SuaraBotim.Com usai upacara Hari Pahlawan di TMP Pondok Rajeg, Senin (10/11/25).
Ia menjelaskan, bahwa banyak tugu pahlawan di Kabupaten Bogor yang sebelumnya terbengkalai, rusak, dan tidak terawat. Minimnya kunjungan membuat keberadaan tugu-tugu tersebut nyaris terlupakan.
“Banyak tugu pejuang kondisinya rusak, kumuh, dan tidak dirawat. Kunjungan pun hampir tidak ada. Alhamdulillah, kami bergerak untuk merawat dan merenovasi tugu-tugu tersebut,” jelas Agus.

Atas komitmennya menjaga warisan sejarah Kabupaten Bogor, Agus menerima Penghargaan Tridharma Bakti dari Bupati Bogor. Penghargaan itu diberikan karena PPM secara aktif merawat dan merenovasi tugu-tugu perjuangan yang sebelumnya tidak tersentuh.
“Saya dapat Penghargaan Tridharma Bakti dari Pak Bupati karena kami merawat tugu-tugu pejuang yang selama ini terbengkalai,” katanya.
Agus mengungkapkan, bahwa hingga kini pihaknya telah menyelesaikan perawatan lima tugu pahlawan di Kabupaten Bogor. Ia menegaskan bahwa program ini akan terus berjalan hingga seluruh tugu perjuangan kembali layak dan terpelihara.
“Kami sudah menyelesaikan lima tugu pahlawan, dan kami akan terus melanjutkannya sampai semua tugu juang dirawat. Insya Allah semuanya akan kita rawat,” tutup Agus.
(Pandu)







