SUARABOTIM.COM – Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang digelar di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat setempat.
Selain menjadi pusat perhatian Kabupaten Bogor, warga juga merasakan manfaat pembangunan infrastruktur yang kini mulai dirasakan di wilayah tersebut.
Salah satu pemudi Desa Malasari, Dita (19), mengaku senang karena perayaan HJB ke-544 dilaksanakan di desanya. Menurutnya, kegiatan tersebut membuat Desa Malasari menjadi lebih ramai dan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bertemu langsung dengan Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
“Kami sangat senang dengan adanya acara HJB di sini karena membuat desa ini ramai. Kami juga bisa bertemu langsung dengan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan melihat perhatian pemerintah kepada masyarakat. Tentunya hal ini membuat warga bahagia, apalagi dengan berbagai bantuan dan program yang diberikan,” ujar Dita kepada SuaraBotim.Com, Rabu (3/6/2026).
Ia menuturkan, masyarakat Desa Malasari selama puluhan tahun menghadapi berbagai kesulitan akibat kondisi jalan yang rusak. Akses transportasi yang terbatas membuat aktivitas warga, termasuk pelayanan kesehatan, menjadi terhambat.
Menurut Dita, ketika ada warga yang sakit dan harus dibawa ke rumah sakit, perjalanan sering kali memakan waktu lama karena kondisi jalan yang tidak memadai.
“Dulu kami sangat kesulitan karena jalan rusak. Kalau ada warga yang sakit dan harus dibawa ke rumah sakit, perjalanannya lama dan cukup berat. Kondisi ini sudah berlangsung puluhan tahun,” katanya.
Ia menyebut pembangunan jalan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor menjadi perubahan besar bagi kehidupan masyarakat Desa Malasari. Akses yang kini lebih baik membuat mobilitas warga menjadi lebih mudah dan nyaman.
“Setelah jalannya dibangun, kami sangat terbantu. Sekarang akses menjadi lebih mudah dan kondisi jalan sudah bagus. Dampaknya sangat terasa bagi masyarakat,” ungkapnya.
Menurut informasi orang tuanya, Dita mengungkapkan, selama kurang lebih 48 tahun masyarakat menantikan perbaikan akses jalan utama menuju Desa Malasari.
Ia pun mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto yang merealisasikan pembangunan tersebut.
“Sebelumnya jalan di sini sangat rusak. Sudah puluhan tahun kondisinya seperti itu. Sekarang akhirnya diperbaiki dan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” tuturnya.
Tak hanya memudahkan aktivitas warga, pembangunan infrastruktur jalan juga dinilai memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata. Desa Malasari yang dikenal memiliki keindahan alam di kawasan kaki Gunung Halimun Salak kini semakin mudah diakses wisatawan.
Menurut Dita, sejak kondisi jalan membaik, jumlah pengunjung yang datang ke Desa Malasari terus meningkat. Hal itu turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Warga sangat senang dengan adanya jalan yang bagus. Sekarang semakin banyak orang yang datang ke sini. Meskipun kami berada di wilayah pelosok Kabupaten Bogor, wisatawan sudah mulai banyak yang berkunjung,” katanya.
Ia berharap pembangunan yang telah dilakukan pemerintah dapat terus berlanjut, tidak hanya pada sektor infrastruktur jalan, tetapi juga fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pengembangan potensi wisata desa.
Dengan digelarnya HJB ke-544 di Desa Malasari, Dita menilai pemerintah telah menunjukkan perhatian terhadap masyarakat di wilayah terpencil sekaligus memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas.
“Semoga Desa Malasari semakin maju, semakin dikenal banyak orang, dan masyarakatnya bisa lebih sejahtera dengan pembangunan yang terus berlanjut,” pungkasnya.
(Pandu)







