SUARABOTIM.COM – Kebahagiaan terpancar dari wajah Agus Multi (29), seorang guru agama Islam penyandang disabilitas yang bertugas di SDN Puspanegara 04, Kecamatan Citeureup, usai resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Pemkab Bogor.
Agus telah mengabdi sebagai guru agama Islam sejak 2019. Meski memiliki keterbatasan fisik, ia tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. “Saya ngajar di SD sudah sejak 2019,” ujarnya kepada SuaraBotim.
Agus mengaku perjuangannya tidak mudah. Ia mengikuti seleksi PPPK setiap tahun meski berkali-kali belum berhasil. “Setiap tahun saya daftar,” katanya menceritakan kegigihannya.
Pada tahun ini, perjuangan panjangnya akhirnya membuahkan hasil. Ia menjadi salah satu peserta disabilitas yang berhasil dilantik. Rasa haru tak mampu ia sembunyikan saat berbicara mengenai momen pelantikan.
“Perasaan saya hari ini sangat senang sekali, bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Pemkab Bogor, BKPSDM, serta seluruh jajaran pendidikan di Kabupaten Bogor yang telah berjuang sehingga kami bisa dilantik,” ungkapnya penuh rasa syukur.
Agus juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan memberi kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh hak yang sama dalam pengabdian sebagai ASN.
Namun, Agus menyebut, bahwa dirinya tetap akan menjalankan tugas sebagai guru agama Islam di SDN Puspanegara 04, tempatnya mengabdi sejak pertama kali menjadi pendidik. “Saya dari 2019 ditempatkan di SDN Puspanegara 04, Kecamatan Citeureup,” jelasnya.
Ia mulai mengikuti proses seleksi PPPK tahun ini sejak awal September, hingga akhirnya dinyatakan lulus dan dilantik bersama ribuan tenaga pendidik lainnya di Kabupaten Bogor.
Agus bangga menjadi salah satu penyandang disabilitas yang berhasil menembus seleksi PPPK tahun ini. “Saya menjadi salah satu peserta yang dilantik dari penyandang disabilitas,” ucapnya.
Kisah Agus menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan halangan untuk meraih impian. Dengan ketekunan dan doa, ia kini resmi menjadi bagian dari aparatur pemerintah yang akan terus mengabdi di dunia pendidikan Kabupaten Bogor.
(Pandu Maulana)







