SUARABOTIM.COM – Pembangunan Masjid Nurul Wathon yang menjadi ikon baru di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, kini memasuki tahap krusial. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) memastikan proyek ini wajib rampung total pada 25 Desember 2025.
Percepatan ini dilakukan karena masjid tersebut dijadwalkan langsung digunakan untuk agenda Refleksi Akhir Tahun pada 26 Desember 2025.
Kepala DPKPP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menegaskan bahwa saat ini progres pembangunan telah memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing). Ia optimistis target waktu tersebut dapat tercapai.
“Doakan bersama agar masjid ini selesai tanggal 25 (Desember), sehingga tanggal 26 sudah bisa kita gunakan untuk kegiatan refleksi akhir tahun,” ujar Eko kepada SuaraBotim.com, Selasa (23/12/25).
Tahap Finishing dan Pembersihan Area
Menurut Eko, pekerjaan di lapangan saat ini fokus pada finishing interior maupun eksterior, serta pembersihan sisa material konstruksi agar siap digunakan dengan nyaman oleh jemaah.
“Per hari ini kita sudah mulai pembersihan, lantai-lantai dan seluruh area masjid sudah masuk tahap finishing,” ungkapnya.
Ia menegaskan tidak ada lagi opsi penambahan waktu pengerjaan (adendum) karena sebelumnya sudah pernah dilakukan satu kali. Kini, kontraktor diwajibkan menyelesaikan proyek sesuai tenggat waktu.
“Suka tidak suka, tanggal 25 harus selesai. Setelah itu masjid sudah bisa dimanfaatkan,” tegas Eko.
Masa Pemeliharaan Enam Bulan
Meski target operasional dimulai 26 Desember, Eko menjelaskan bahwa Masjid Nurul Wathon masih memiliki masa pemeliharaan (retensi) selama enam bulan pasca-konstruksi.
Ia meminta pihak pelaksana proyek agar tidak mengangkut seluruh material atau peralatan yang sekiranya masih dibutuhkan untuk perawatan jangka pendek.
“Masih ada masa pemeliharaan enam bulan. Jadi kami minta barang-barang yang kira-kira masih bisa dipakai untuk pemeliharaan jangan diangkut dulu. Kalau ada hal-hal yang perlu diperbaiki, prosesnya bisa lebih cepat,” jelasnya.
Pusat Kegiatan Keagamaan Cibinong
Setelah resmi dibuka, Masjid Nurul Wathon nantinya akan digunakan untuk salat Jumat dan kegiatan ibadah rutin lainnya. Eko mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ketertiban masjid sesuai dengan visi Bupati Bogor Rudy Susmanto.
“Masjid ini bisa digunakan bersama-sama, tapi tetap harus dijaga kebersihannya, kaidah keagamaannya, dan dimakmurkan bersama. Harapannya, masjid ini benar-benar dimakmurkan oleh masyarakat Kabupaten Bogor secara luas,” pungkasnya.
(Reporter: Pandu)







