Friday, October 16, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Wisata dan Kuliner

Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Kebun Raya Bogor, Dedie Rachim Ikut Antre Bareng Warga

by Arsyit Syarifudin
February 9, 2026
in Wisata dan Kuliner
0
Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Kebun Raya Bogor, Dedie Rachim Ikut Antre Bareng Warga

Mekarnya bunga bangkai raksasa Amorphophallus titanum di Kebun Raya Bogor. Foto: Doc. Pemkot Bogor

Share on FacebookShare on Twitter

Kota Bogor, SuaraBotim.Com – Kebun Raya Bogor (KRB) kembali menjadi pusat perhatian dunia botani. Bunga bangkai raksasa, Amorphophallus titanum, resmi menunjukkan keindahannya di awal Februari 2026 ini. Fenomena alam yang sangat langka tersebut sukses menyedot ribuan wisatawan yang penasaran ingin melihat langsung bunga dengan bau menyengat yang khas tersebut.

Tak terkecuali Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Di tengah kegiatan fun walk pada Senin (9/2/2026), Dedie bahkan rela ikut mengantre bersama warga demi menyaksikan puspa langka yang hanya mekar dalam siklus tahunan tersebut.

READ ALSO

WALHI Jabar Apresiasi EIGER Nature dalam Pelestarian Alam

Menteri KLH Dorong Ekowisata Berkelanjutan, EIGER Nature Siapkan Kawasan Konservasi di Megamendung

“Alhamdulillah, ini kesempatan langka. Peristiwa ini hanya terjadi dalam siklus 6 hingga 12 tahun dan masa mekarnya pun sangat singkat, hanya sekitar 4 sampai 5 hari,” ujar Dedie dengan antusias.

Bunga bangkai dengan nomor koleksi 382 ini bukan penghuni baru di Bogor. Bibitnya berasal dari Jambi, Sumatera, dan telah ditanam di KRB sejak 11 September 1992. Setelah terakhir kali mekar pada 2020, spesimen ini membutuhkan waktu penantian selama 12 tahun untuk kembali mencapai fase generatifnya.

Peneliti Ahli Madya BRIN, Dian Latifah, menjelaskan bahwa bunga ini mulai menunjukkan tanda-tanda mekar sejak 25 Januari lalu di area tebingan Mata Air Kahuripan.

“Puncaknya terjadi pada malam hari tanggal 5 Februari 2026. Dalam kondisi mekar sempurna, tingginya mencapai 140 sentimeter dengan diameter bunga 56 sentimeter,” jelas Dian.

Uniknya, karena bunga jantan dan betina pada tanaman ini tidak matang secara bersamaan, para peneliti BRIN harus melakukan intervensi berupa penyerbukan manual (hand pollination). Hal ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan hidup spesies yang terancam punah ini di habitat aslinya.

Dedie A. Rachim berharap keberhasilan BRIN dalam membudidayakan bunga bangkai di Bogor bisa direplikasi ke daerah lain di Indonesia.

“Kita sedang upayakan agar bunga ini bisa dikembangkan di banyak daerah, tidak hanya di Jambi atau Bengkulu, agar kekayaan hayati Indonesia ini bisa dinikmati lebih banyak orang,” tutupnya.

Bagi warga yang ingin melihat langsung, disarankan segera datang ke Kebun Raya Bogor mengingat masa mekar bunga ini akan segera berakhir dalam hitungan hari sebelum akhirnya layu dan memasuki fase dorman (istirahat).

(Retza)

Tags: Amorphophallus titanumBRINBunga BangkaiDedie A RachimKebun Raya BogorWisata Bogor

Related Posts

WALHI Jabar Apresiasi EIGER Nature dalam Pelestarian Alam
Wisata dan Kuliner

WALHI Jabar Apresiasi EIGER Nature dalam Pelestarian Alam

October 1, 2026
Menteri KLH Dorong Ekowisata Berkelanjutan, EIGER Nature Siapkan Kawasan Konservasi di Megamendung
Wisata dan Kuliner

Menteri KLH Dorong Ekowisata Berkelanjutan, EIGER Nature Siapkan Kawasan Konservasi di Megamendung

September 29, 2026
‎Disparekraf Dorong Desa Wisata Gunung Malang Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Wisata dan Kuliner

‎Disparekraf Dorong Desa Wisata Gunung Malang Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

September 27, 2026
‎EIGER Nature Diapresiasi WWF-Indonesia dan Jejaring Global atas Restorasi dan Konservasi Alam
Wisata dan Kuliner

‎EIGER Nature Diapresiasi WWF-Indonesia dan Jejaring Global atas Restorasi dan Konservasi Alam

September 11, 2026
EIGER Nature Resmi Diperkenalkan, Bawa Konsep Ekowisata Berkelanjutan di Bogor
Wisata dan Kuliner

EIGER Nature Resmi Diperkenalkan, Bawa Konsep Ekowisata Berkelanjutan di Bogor

August 20, 2026
‎September 2026 Dibuka, EIGER Nature Siap Jadikan Bogor Pusat Ekowisata dan Konservasi Digital
Wisata dan Kuliner

‎EIGER Nature Tanam 120 Ribu Pohon Hingga Alokasikan 5 Persen Laba untuk Konservasi

August 19, 2026
Next Post
Pentingnya Era Digital dan Sinergi Sukseskan Program PKK, Begini Kata Ketua TP PKK Kabupaten Bogor

Pentingnya Era Digital dan Sinergi Sukseskan Program PKK, Begini Kata Ketua TP PKK Kabupaten Bogor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Paripurna DPRD Kabupaten Bogor Bahas 3 Raperda, Pansus Segera Dibentuk
  • Satpol PP Kabupaten Bogor Tertibkan 10 PKL di Ciawi, Barang Pedagang Diamankan
  • Serap Bantuan Rp26 Miliar Presiden Prabowo, 36 Sekolah di Kota Bogor Selesai Direvitalisasi
  • Tinjau Pembangunan GOM Bogor Barat, Dedie Rachim Sebut Progres Tahap I Deviasi Positif 3 Persen
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?