Saturday, October 17, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Pengusaha Bus Mengeluh: Penumpang Hilang 90%

by Arsyit Syarifudin
February 25, 2026
in Suara Bogor
0
Pengusaha Bus Mengeluh: Penumpang Hilang 90%

Tak sedikit loket pembelian angkutan umum di Terminal Baranangsiang tutup, akibat sepinya pengunjung. Foto: Retza

Share on FacebookShare on Twitter

KOTA BOGOR, SUARABOTIM.COM – Kondisi Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, menjelang arus mudik Lebaran 2026 tampak lesu. Jika biasanya tiket bus sudah ludes terjual di pertengahan Ramadan, tahun ini para pengusaha angkutan darat justru menjerit karena keterisian kursi (okupansi) yang belum menyentuh angka 10 persen.

Penurunan drastis ini diduga kuat akibat masifnya program mudik gratis serta kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

READ ALSO

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Jajal Tumpangi Becak Listrik Pemberian Presiden Prabowo

Rudy Susmanto: 130 Becak Listrik dari Prabowo Diprioritaskan untuk Pengayuh Lansia

Kepala Kelompok Kerja Unit (KKU) AKAP/AKDP Terminal Baranangsiang, Budiyana, mengungkapkan bahwa tren penurunan ini adalah yang paling parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Arus mudik tahun ini sangat turun drastis. Biasanya tengah bulan Ramadan tiket untuk H-2 dan H-1 sudah habis, sekarang 10 persen saja belum tercapai. Sangat sepi,” ujar Budiyana saat ditemui di lokasi, Rabu (25/2/2026).

Budiyana menyoroti kebijakan mudik gratis yang meskipun niatnya baik, namun berdampak fatal bagi keberlangsungan usaha angkutan umum komersial. Ia menilai program tersebut justru “membunuh” pendapatan tahunan para sopir dan kru bus reguler.

“Program mudik gratis menurut saya tidak tepat sasaran karena merugikan pengusaha dan pekerja angkutan umum yang menggantungkan hidup di terminal. Kami berharap pemerintah bisa mengembalikan kondisi ini agar transportasi umum kembali menjadi dambaan masyarakat,” jelasnya.

Saking sepinya peminat, sejumlah PO (Perusahaan Otobus) di Terminal Baranangsiang mulai mengambil langkah nekat dengan menurunkan harga tiket mudik, hal yang sangat jarang terjadi dalam sejarah transportasi Lebaran.

“Banyak pengusaha terpaksa menurunkan harga tiket dibanding tahun lalu demi menarik minat penumpang yang tersisa. Tapi tetap saja belum terlihat ada lonjakan,” tambahnya.

Hingga saat ini, pihak pengelola terminal dan pengusaha angkutan mengaku belum mendapatkan respons atau solusi dari pemerintah daerah terkait kelesuan sektor transportasi darat ini. Mereka berharap ada kebijakan yang lebih seimbang agar program bantuan pemerintah tidak justru mematikan sektor usaha rakyat.

(Retza)

Tags: BudiyanaEkonomi BogorMudik GratisMudik Lebaran 2026Pengusaha BusTerminal BaranangsiangTransportasi Darat

Related Posts

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Jajal Tumpangi Becak Listrik Pemberian Presiden Prabowo
Suara Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Jajal Tumpangi Becak Listrik Pemberian Presiden Prabowo

October 17, 2026
Rudy Susmanto: 130 Becak Listrik dari Prabowo Diprioritaskan untuk Pengayuh Lansia
Suara Bogor

Rudy Susmanto: 130 Becak Listrik dari Prabowo Diprioritaskan untuk Pengayuh Lansia

October 17, 2026
Karhutla Kalimantan Belum Padam, Prabowo Bagikan 130 Becak Listrik di Kabupaten Bogor
Suara Bogor

Karhutla Kalimantan Belum Padam, Prabowo Bagikan 130 Becak Listrik di Kabupaten Bogor

October 17, 2026
Paripurna DPRD Kabupaten Bogor Bahas 3 Raperda, Pansus Segera Dibentuk
Suara Bogor

Paripurna DPRD Kabupaten Bogor Bahas 3 Raperda, Pansus Segera Dibentuk

October 16, 2026
Satpol PP Kabupaten Bogor Tertibkan 10 PKL di Ciawi, Barang Pedagang Diamankan
Suara Bogor

Satpol PP Kabupaten Bogor Tertibkan 10 PKL di Ciawi, Barang Pedagang Diamankan

October 16, 2026
Tinjau Pembangunan GOM Bogor Barat, Dedie Rachim Sebut Progres Tahap I Deviasi Positif 3 Persen
Suara Bogor

Tinjau Pembangunan GOM Bogor Barat, Dedie Rachim Sebut Progres Tahap I Deviasi Positif 3 Persen

October 16, 2026
Next Post
Cap Go Meh dan Ramadan Berbarengan, Kota Bogor Tunjukkan Toleransi Nyata

Cap Go Meh dan Ramadan Berbarengan, Kota Bogor Tunjukkan Toleransi Nyata

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Comeback! Garudayaksa FC Pecundangi Arema FC 3-1 di Stadion Pakansari
  • Ketua DPRD Kabupaten Bogor Jajal Tumpangi Becak Listrik Pemberian Presiden Prabowo
  • Rudy Susmanto: 130 Becak Listrik dari Prabowo Diprioritaskan untuk Pengayuh Lansia
  • Karhutla Kalimantan Belum Padam, Prabowo Bagikan 130 Becak Listrik di Kabupaten Bogor
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?