KOTA BOGOR, SUARABOTIM.COM – Kota Bogor kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kota paling bersih di tanah air. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedie A. Rachim, Kota Bogor sukses menyabet predikat bergengsi Kota Menuju Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dalam Rakornas Pengelolaan Sampah 2026 di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Penghargaan ini terasa sangat eksklusif karena Bogor terpilih sebagai satu dari hanya 12 kota di seluruh Indonesia yang dinilai memiliki performa pengelolaan sampah terbaik dari total 98 kota yang disurvei.
“Alhamdulillah, capaian ini hampir setara dengan Piala Adipura. Ini adalah buah dari perjuangan penuh keringat, darah, dan air mata seluruh tim di lapangan. Langkah ini membuktikan Bogor konsisten dalam menjaga keasrian kota,” ujar Dedie A. Rachim saat disambut Pasukan Kuning di Plaza Balai Kota,
Bagi Dedie, predikat ini bukanlah garis finish. Ia menegaskan bahwa Kota Bogor kini tengah bersiap melakukan loncatan besar dalam tata kelola sampah dari hulu ke hilir. Target utamanya adalah implementasi teknologi Waste to Energy melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
“PSEL adalah PR besar kita ke depan. Kita tidak hanya menangani di hilir, tapi juga memperkuat pemilahan di hulu mulai dari rumah tangga, kantor, hingga industri. Mari kita optimalkan TPS3R dan bank sampah agar target mandiri energi dari sampah bisa tercapai,” tambahnya.
Kedatangan Dedie di Balai Kota disambut haru oleh jajaran DLH dan petugas kebersihan. Sebagai bentuk syukur, dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Bogor, Dede Supriatna.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, sebelumnya menekankan pentingnya transformasi TPA dari sistem open dumping menjadi controlled landfill atau sanitary landfill. Kota Bogor dinilai telah melangkah di jalur yang benar dalam upaya meminimalisir pencemaran lindi dan gas metana secara terukur.
Penghargaan ini menjadi modal kuat bagi Kota Bogor untuk kembali memboyong Piala Adipura di tahun mendatang, sekaligus mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
(ADV)







