SUARABOTIM.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Cijayanti tampil progresif dalam mengelola tata pemerintahan tahun 2026. Dalam forum “Buka Puasa Bersama dan Silaturahmi Kelembagaan” di Aula Kantor Desa, Jumat (13/3/2026), Kades H. Ahmad Paojan, S.Kep., secara resmi memperkenalkan program Pos Bantuan Hukum (Posbankum) desa.
Langkah ini diambil untuk memangkas jalur penyelesaian sengketa warga agar tidak perlu langsung melapor ke kepolisian.
“Kami meluncurkan Posbankum untuk mendampingi warga yang butuh bantuan hukum. Fokus kami adalah mediasi. Konflik sosial di tingkat warga harus diselesaikan di desa secara kekeluargaan agar tidak perlu berlarut-larut ke ranah hukum,” tegas Ahmad Paojan kepada wartawan.
Selain peluncuran Posbankum, forum ini juga menjadi ajang krusial untuk sinkronisasi program kerja 2026. Paojan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, BPD, LPM, hingga jajaran RT/RW dalam mengawal digitalisasi layanan dan transparansi anggaran.
“Tema kita adalah merajut kebersamaan, menguatkan pengabdian. Tata kelola yang inklusif hanya bisa terwujud jika ada koordinasi yang matang antar-lembaga,” tambah Paojan.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut juga diselingi aksi sosial berupa penyerahan santunan bagi 20 anak yatim serta pembagian bingkisan hari raya bagi perangkat desa, tokoh agama, hingga pengurus RT/RW sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan desa, agenda ini sukses mencairkan suasana antara pihak desa dan tokoh masyarakat. Diharapkan, melalui komunikasi yang lebih terbuka ini, pelayanan publik di Cijayanti akan semakin prima dan hambatan komunikasi antar-lembaga dapat segera teratasi.
(Arsyit Syarifudin)







