SUARABOTIM.COM – Maraknya dugaan pungutan liar (pungli) dan parkir liar di kawasan Gelora Pakansari mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera mengambil langkah tegas.
Salah satunya, dengan membentuk tim gabungan lintas instansi guna menertibkan kondisi di lapangan.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, mengatakan penataan parkir menjadi fokus utama dalam upaya penertiban tersebut.
“Ke depan, pengunjung yang datang ke Pakansari akan diarahkan untuk parkir di area Laga Satria atau Laga Tangkas. Jadi tidak ada lagi parkir liar di bahu jalan,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Selasa (7/4/2026).
Menurut Asnan, penanganan parkir liar ini akan dipimpin oleh Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai leading sector. Sementara Dispora berperan dalam merapikan area di kawasan stadion.
Ia juga mengungkapkan, pembentukan Satuan Tugas (Satgas) penertiban sebenarnya sudah mulai berjalan. Namun, dalam waktu dekat Dishub akan kembali menggelar pertemuan untuk menentukan unsur-unsur yang terlibat secara menyeluruh.
“Satgas sudah mulai, nanti Dishub akan menggelar rapat lagi untuk menentukan siapa saja yang dilibatkan,” jelasnya.
Adapun tim gabungan tersebut rencananya akan melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Dishub, Satpol PP, kepolisian, Subdenpom, Kodim, serta stakeholder terkait lainnya yang memiliki kewenangan dalam penertiban parkir liar.
Selain itu, evaluasi juga akan dilakukan secara berkala, termasuk terhadap pihak ketiga yang selama ini mengelola parkir di kawasan Pakansari. Beberapa perusahaan yang disebut terlibat di antaranya PT Baraya, PT AA, dan PT Triguna.
Asnan menambahkan, dalam pengelolaan parkir tersebut pihak perusahaan juga diharapkan dapat memberdayakan masyarakat sekitar, sehingga memberikan dampak ekonomi positif tanpa melanggar aturan yang berlaku.
“Kita juga bakal memberdayakan masyarakat sekitar,” tutupnya.
(Pandu)







