Tuesday, April 21, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

‎Kirab Mahkota Binokasih Kembali Digelar di Kabupaten Bogor ‎

by Arsyit Syarifudin
April 21, 2026
in Suara Bogor
0
‎Kirab Mahkota Binokasih Kembali Digelar di Kabupaten Bogor ‎
Share on FacebookShare on Twitter

READ ALSO

Hari Kartini: Hj. Nunur Nurhasdian Soroti Peran Perempuan di Era Modern

Jelang Idul Adha Lapak Hewan Kurban “Numpuk” di Kolong Flyover, Adi : Kita Antisipasi

‎SUARABOTIM.COM – Kirab Mahkota Binokasih kembali digelar di Kabupaten Bogor pada 21–22 April 2026.
‎
‎Prosesi budaya ini dimulai dari Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, menuju Pura Agung Parahyangan Jagatkarta, Kecamatan Tamansari.
‎
‎Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi atraksi budaya, tetapi juga momentum penting untuk mengingat kembali kejayaan sejarah serta nilai-nilai luhur peradaban Sunda.
‎
‎Mahkota Binokasih atau Binokasih Sanghyang Pake merupakan pusaka peninggalan Kerajaan Sunda abad ke-14 yang terbuat dari emas murni seberat 8 kilogram dan dihiasi batu giok.
‎
‎Mahkota ini melambangkan kekuasaan, keadilan, serta kasih sayang (bina kasih) seorang raja.
‎
‎Saat ini, mahkota asli disimpan di Museum Prabu Geusan Ulun, Sumedang, sementara replikanya berada di Museum Sri Baduga, Bandung.
‎
‎Mewakili Bupati Bogor, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menjelaskan, kirab Mahkota Binokasih bukan sekadar perhelatan budaya, melainkan juga sarana penguatan identitas serta pendidikan sejarah bagi generasi muda.
‎
‎“Kehadiran pusaka Mahkota Binokasih menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur budaya Sunda, sekaligus mendorong upaya konkret pelestarian melalui dunia pendidikan,” ujar Yudi kepada SuaraBotim.Com, Selasa (21/4/26).
‎
‎Ia menambahkan, kehadiran mahkota tersebut disambut penuh khidmat dan rasa bangga oleh masyarakat Kabupaten Bogor.
‎
‎Momentum kirab ini diharapkan mampu membangkitkan semangat pelestarian budaya serta menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda.
‎
‎Sementara itu, Radya Anom Keraton Sumedang Larang, Luky Djohari Soemawilaga, menegaskan bahwa kirab Mahkota Binokasih memiliki makna filosofis, ideologis, dan historis yang mendalam, bukan sekadar seremoni belaka.
‎
‎“Kirab Mahkota ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi mengandung esensi, makna filosofi, dan falsafah yang sangat dalam bagi masyarakat Sunda,” ujarnya.
‎
‎Menurutnya, Mahkota Binokasih merupakan simbol legitimasi kekuasaan Sunda yang memiliki nilai sejarah tinggi, sekaligus menjadi penanda penting dalam perjalanan peradaban di Tatar Sunda.
‎
‎Ia juga menyoroti peran besar Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi yang berhasil menyatukan dua kerajaan besar, yakni Kerajaan Galuh dan Kerajaan Sunda. Di bawah kepemimpinannya, pusat pemerintahan dipindahkan ke Pakuan Pajajaran yang kini berada di wilayah Bogor.
‎
‎“Nilai-nilai yang terkandung dalam Mahkota Binokasih harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya,” pungkasnya.
‎
‎(Pandu)

Tags: Budaya BogorCisaruaKeraton Sumedang LarangMahkota binokasihPajajaranPrabu SiliwangiSejarah SundaTamansariYudi Santosa

Related Posts

Hari Kartini: Hj. Nunur Nurhasdian Soroti Peran Perempuan di Era Modern
Suara Bogor

Hari Kartini: Hj. Nunur Nurhasdian Soroti Peran Perempuan di Era Modern

April 21, 2026
Jelang Idul Adha Lapak Hewan Kurban “Numpuk” di Kolong Flyover, Adi : Kita Antisipasi
Suara Bogor

Jelang Idul Adha Lapak Hewan Kurban “Numpuk” di Kolong Flyover, Adi : Kita Antisipasi

April 19, 2026
Bupati Bogor Perkuat Tata Kelola Perizinan, Dorong Investasi dan Pembangunan Berkelanjutan
Suara Bogor

Bupati Bogor Perkuat Tata Kelola Perizinan, Dorong Investasi dan Pembangunan Berkelanjutan

April 18, 2026
Ikan Sapu-Sapu Menginvasi Sungai di Kabupaten Bogor, Ancam Ekosistem dan Kesehatan Masyarakat
Suara Bogor

Ikan Sapu-Sapu Menginvasi Sungai di Kabupaten Bogor, Ancam Ekosistem dan Kesehatan Masyarakat

April 17, 2026
Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga
Suara Bogor

Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga

April 17, 2026
‎KP2C dan AIM Analytics Malaysia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT di Sungai Cileungsi-Cikeas
Suara Bogor

‎KP2C dan AIM Analytics Malaysia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT di Sungai Cileungsi-Cikeas

April 16, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Kirab Mahkota Binokasih Kembali Digelar di Kabupaten Bogor ‎
  • ‎Wakil Ketua DPRD Bogor Dukung Penerapan Pelajaran Sejarah dan Budaya Lokal di Sekolah
  • Pemkab Bogor Siapkan Materi Digital Sejarah dan Seni Budaya Lokal untuk SD dan SMP
  • Nyamar Jadi Satpam, Kapolsek Cileungsi Ciduk Pengedar Obat Keras Ilegal
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?