Sunday, September 20, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Tokoh Masyarakat Gunung Putri Kembali Tanami Pohon di Jalur Hijau yang Dikomersilkan Perusahaan

by Arsyit Syarifudin
May 1, 2026
in Suara Bogor
0
Tokoh Masyarakat Gunung Putri Kembali Tanami Pohon di Jalur Hijau yang Dikomersilkan Perusahaan

Lokasi jalur hijau yang telah dialihfungsikan menjadi akses komersial PT Kazama. (Foto: Pandu)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM – Tokoh masyarakat Gunung Putri, Acank Suryana kembali melakukan aksi penanaman pohon di jalur hijau yang telah dialihfungsikan menjadi akses komersial oleh PT Kazama, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Jumat (1/5/26).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap alih fungsi lahan jalur hijau yang semestinya diperuntukkan sebagai ruang terbuka hijau.

READ ALSO

‎Minggu ke-12 Revitalisasi Gedung Kreatif Hub Siliwangi Capai 29 Persen, Ria: Saat Ini Fokus Eksterior

FFKB 2026 Sukses Digelar, Film “Nilai yang Tersisa” dari Ciawi Raih Juara 1

Acank menilai, kawasan tersebut telah dibeton dan dijadikan akses operasional perusahaan, sehingga menghilangkan fungsi ekologisnya.

Acank Suryana menegaskan jalur hijau tidak seharusnya dikomersilkan. Ia meminta agar fungsi lahan tersebut segera dikembalikan seperti semula.

“Alih fungsi lahan jalur hijau ini harus dihentikan. Saya minta itu dikembalikan fungsinya, jangan dikomersilkan. Ini jalur hijau, tapi malah dibeton dan dijadikan akses perusahaan,” ujar pria yang kerap disebut Robin Hood Gunung Putri, Jumat (1/5/26).

Menurutnya, penanaman pohon yang dilakukan masyarakat merupakan upaya nyata untuk mengembalikan fungsi jalur hijau sebagai kawasan resapan air dan ruang terbuka bagi lingkungan sekitar.

“Makanya kita tanam pohon, kita kembalikan lagi kepada fungsinya yaitu jalur hijau,” terangnya.

Sementara itu, salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi, Darmaji, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Ia menyebut perubahan fungsi lahan berdampak pada lingkungan sekitar, terutama berkurangnya area resapan air.

“Dulu area ini masih hijau dan membantu menyerap air saat hujan. Sekarang sudah banyak yang dibeton, jadi kami khawatir ke depannya bisa memicu genangan atau banjir,” ungkap Darmaji.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk menindaklanjuti dugaan alih fungsi lahan tersebut serta memastikan jalur hijau tetap difungsikan sesuai aturan yang berlaku.

(Pandu)

Tags: Acank SuryanaAlih fungsi lahanBerita BogorGunung PutriJalur HijauLingkungan HidupPT KazamaSuara BotimTlajung udik

Related Posts

‎Minggu ke-12 Revitalisasi Gedung Kreatif Hub Siliwangi Capai 29 Persen, Ria: Saat Ini Fokus Eksterior
Suara Bogor

‎Minggu ke-12 Revitalisasi Gedung Kreatif Hub Siliwangi Capai 29 Persen, Ria: Saat Ini Fokus Eksterior

September 20, 2026
FFKB 2026 Sukses Digelar, Film “Nilai yang Tersisa” dari Ciawi Raih Juara 1
Suara Bogor

FFKB 2026 Sukses Digelar, Film “Nilai yang Tersisa” dari Ciawi Raih Juara 1

September 20, 2026
Jaga Iklim Investasi, Pemkab Bogor Beri Waktu 10 Hari Kepada Perusahaan Diduga Cemari Sungai Cileungsi
Suara Bogor

Jaga Iklim Investasi, Pemkab Bogor Beri Waktu 10 Hari Kepada Perusahaan Diduga Cemari Sungai Cileungsi

September 19, 2026
Ketua DPRD Bogor Apresiasi PSEL dan Pirolisis di Galuga: Jadi Solusi Pengelolaan Sampah
Suara Bogor

Ketua DPRD Bogor Apresiasi PSEL dan Pirolisis di Galuga: Jadi Solusi Pengelolaan Sampah

September 19, 2026
Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika saat memberikan keterangan terkait mekanisme pembayaran proyek daerah
Suara Bogor

Polemik Jalan Coco Garden Klapanunggal Memanas, Pemkab Bogor Siap Fasilitasi Warga

September 19, 2026
Pemkab Bogor Cari Film Pendek Terbaik dari 40 Kecamatan, Begini Kata Ria Marlisa
Suara Bogor

Pemkab Bogor Cari Film Pendek Terbaik dari 40 Kecamatan, Begini Kata Ria Marlisa

September 19, 2026
Next Post
Geger! Seorang Pria Ditemukan Tewas di dalam Selokan

Geger! Seorang Pria Ditemukan Tewas di dalam Selokan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Minggu ke-12 Revitalisasi Gedung Kreatif Hub Siliwangi Capai 29 Persen, Ria: Saat Ini Fokus Eksterior
  • FFKB 2026 Sukses Digelar, Film “Nilai yang Tersisa” dari Ciawi Raih Juara 1
  • Jaga Iklim Investasi, Pemkab Bogor Beri Waktu 10 Hari Kepada Perusahaan Diduga Cemari Sungai Cileungsi
  • Ketua DPRD Bogor Apresiasi PSEL dan Pirolisis di Galuga: Jadi Solusi Pengelolaan Sampah
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?