SUARABOTIM.COM – Seorang lansia berusia 60 tahun ditemukan meninggal dunia usai tertimbun longsoran di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Selasa (5/5/26).
Staf Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Jalaludin mengatakan, korban ditemukan pada pukul 17.25 WIB.
“Korban sudah ditemukan oleh tim SAR gabungan dan korban saat ini telah dibawa kerumah duka,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
Jalal memaparkan, peristiwa naas tersebut bermula warga yang sedang melakukan kegiatan penebangan bambu yang berada di tebingan.
“Kemudian, tanah secara tiba-tiba longsor dengan diameter panjang 30 meter, tinggi 30 meter dan lebar kurang lebih 6 meter,” paparnya.
Menurut keterangan saksi, lanjut Jalal, korban sempat melompat pada saat terjadinya longsor. Karena begitu cepat, korban tertimbun lelongsoran.
“Korban tertimbun longsoran dan longsoran itu menutup aliran kali Cinekol,” katanya.
Sementara, Kapolsek Dramaga, Iptu A.M Zalukhu membenarkan adanya peristiwa naas tersebut. Ia mengungkapkan, longsoran sempat terjadi dua kali sebelum menimbun korban.
“Ada dua kali longsoran, korban tertimbun pada longsoran kedua,” katanya.
Iptu A.M Zalukhu mengungkapkan, korban ditemukan sekitar 100 meter dari titik lokasi longsoran karena terbawa arus sungai.
“Ternyata bukan di lokasi tertimbun ditemukannya, jadi kebawa arus sekitar 100 meter,” ungkapnya.
Pada saat melakukan pencarian, Iptu A.M Zalukhu menyebut, tim SAR Gabungan sempat mengalami kesulitan saat melakukan pencarian.
“Kami sempat mengalami kesulitan karena korban tertimbun lelongsoran. Akhirnya kami juga mencari di aliran sungai. Pada saat melakukan pencarian, terjadi longsor kembali di dekat lokasi tersebut,” tuturnya.
Namun, Iptu A.M Zalukhu juga mengimbau, kepada masyarakat agar tetap waspada mengingat cuaca di wilayah Kabupaten Bogor yang tidak menentu.
“Saya mengimbau kepada masyarakat sekitar, karena ini musim hujan, memang longsor sering terjadi. Masyarakat agar berhati-hati jika terjadi bencana alam bisa melaporkan kepada 110 atau 112,” tutupnya.
(Pandu)







