SUARABOTIM.COM – Warga Kampung Kedep, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, bergotong royong memperbaiki jalan setapak di wilayah RW 21 yang mengalami kerusakan parah dan kerap tergenang air saat hujan, Kamis (14/5/26).
Perbaikan dilakukan secara swadaya dengan memanfaatkan limbah beton serta pasir sisa produksi pabrik di sekitar wilayah tersebut. Jalan yang diperbaiki memiliki ukuran panjang sekitar 40 meter, lebar 3 meter, dengan ketebalan cor mencapai 7 hingga 10 sentimeter.
Pemuda RW 21, Irdam Pratama mengatakan, perbaikan jalan dilakukan karena kondisi akses warga sudah lama rusak dan membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor serta pejalan kaki.
“Kalau hujan sering tergenang air dan licin, jadi cukup berbahaya buat warga yang melintas. Akhirnya kami bersama warga berinisiatif melakukan pengecoran secara swadaya,” kata Irdam.
Menurutnya, penggunaan limbah beton dan pasir sisa pabrik menjadi solusi sementara agar jalan dapat kembali layak digunakan tanpa harus menunggu perbaikan dari pemerintah.
Ia menjelaskan, proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh para pemuda dan warga sekitar RW 21. Mulai dari pengangkutan material hingga proses pengecoran dilakukan bersama-sama demi mempercepat perbaikan akses lingkungan.
“Alhamdulillah warga antusias membantu. Harapannya jalan ini bisa lebih nyaman dilalui dan tidak lagi becek maupun tergenang saat huan turun,” jelasnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Hendra Jili mengapresiasi, kekompakan warga yang rela menyumbangkan tenaga dan waktu demi memperbaiki akses lingkungan bersama.
“Ini bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Karena jalan ini akses penting untuk aktivitas warga sehari-hari, jadi kami bergerak bersama agar bisa segera digunakan dengan nyaman,” ujar Hendra Jili.
Ia berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Kampung Kedep dapat terus terjaga dan menjadi contoh positif bagi wilayah lain dalam membangun lingkungan secara mandiri.
“Semoga dengan adanya perbaikan ini aktivitas warga jadi lebih lancar dan aman. Kami juga berharap ke depannya ada perhatian dari pemerintah agar jalan lingkungan di Kampung Kedep bisa dibangun lebih baik dan permanen,” tutup Hendra Jili.
(Pandu)







