SUARABOTIM.COM – Kabar baik bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bogor. Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Cibinong resmi mulai beroperasi dan telah menerima peserta didik baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027 sebanyak tiga rombongan belajar (rombel), meski gedung permanennya masih dalam tahap pembangunan.
Camat Cibinong, Acep Sajidin mengatakan, proses penerimaan peserta didik baru telah berjalan hingga tahap kedua dan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada hari ini.
”Alhamdulillah SMA Negeri 5 Cibinong sudah ada dan sudah operasional. Bahkan sudah menerima murid sebanyak tiga kelas. Saat ini masih tahap kedua penerimaan, dan informasi yang kami terima pengumumannya hari ini. Jadi nanti sudah ada tiga kelas,” ujar Acep kepada SuaraBotim.Com, Jumat (10/7/26).
Menurutnya, pembangunan gedung sekolah akan segera dimulai pada Agustus 2026 di atas lahan seluas 7.000 meter persegi yang berada di Kelurahan Harapan Jaya, tepatnya di kawasan sebelah Perumahan Puri 2.
Acep menjelaskan, tahap awal pembangunan akan meliputi tiga ruang kelas, satu ruang guru, serta satu ruang kepala sekolah. Pemerintah menargetkan pembangunan tersebut rampung pada Desember 2026.
”Karena bangunannya belum ada, sementara kegiatan belajar mengajar siswa baru akan dilaksanakan di SDN Cipayung 1 selama kurang lebih satu semester. Insyaallah kalau pembangunan selesai pada Desember, mereka bisa menempati gedung baru,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan SMA Negeri 5 Cibinong akan dilakukan secara bertahap seiring bertambahnya jumlah peserta didik setiap tahun.
”Tahun berikutnya akan menerima lagi tiga kelas, sehingga pembangunan ruang kelas juga akan dilanjutkan menyesuaikan kebutuhan,” katanya.
Terkait status lahan, Acep menjelaskan bahwa tanah seluas 7.000 meter persegi tersebut telah memiliki surat keputusan (SK) dan kini telah resmi menjadi aset Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
”Awalnya tanah itu milik Provinsi Jawa Barat, kemudian sempat dilimpahkan ke Kabupaten Bogor karena perubahan kewenangan. Sekarang sudah dilimpahkan kembali ke provinsi dan sudah ada SK dari Bupati Bogor,” tutupnya.
(Pandu)







