SUARABOTIM.COM – Forum Komunikasi Ambulance Tlajung Udik (FKAT) menggelar diskusi sekaligus silaturahmi perdana di Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (12/7/2026) petang.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal memperkuat koordinasi antarrelawan ambulans dalam meningkatkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat.
Ketua FKAT, Asep Surya yang akrab disapa Bang Rose mengatakan, pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan yang kerap dihadapi para relawan ambulans saat melakukan pendampingan terhadap pasien.
Salah satu pembahasan utama yakni penanganan pasien yang mengalami kendala kepesertaan BPJS Kesehatan, seperti status kepesertaan yang bermasalah atau memiliki tunggakan iuran. Menurutnya, kondisi tersebut sering kali menjadi tantangan bagi keluarga pasien yang membutuhkan penanganan medis secara cepat.
“Kami berdiskusi mengenai pendampingan pasien yang BPJS-nya bermasalah atau menunggak, sehingga relawan memiliki pemahaman yang sama saat membantu masyarakat,” ujar Bang Rose.
Selain itu, FKAT juga membahas penanganan korban kecelakaan lalu lintas, termasuk prosedur pendampingan serta persyaratan administrasi dalam pembuatan surat keterangan kecelakaan lalu lintas yang dibutuhkan untuk proses pelayanan kesehatan maupun klaim asuransi.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga menyepakati pembentukan struktur kepengurusan resmi FKAT sebagai wadah koordinasi seluruh komunitas ambulans yang ada di wilayah Tlajung Udik, Kecamatan Gunung putri dan sekitarnya.
Bang Rose menjelaskan, pembentukan struktur organisasi ini bertujuan agar koordinasi antarrelawan semakin efektif, baik saat menangani kondisi darurat maupun dalam menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sebagai tindak lanjut, FKAT berencana menggelar peresmian forum yang akan dirangkaikan dengan kegiatan donor darah bagi masyarakat se-Tlajung Udik. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk nyata kontribusi para relawan ambulans di bidang kemanusiaan.
“Kami ingin peresmian FKAT nantinya tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui kegiatan donor darah,” jelasnya.
Tak hanya itu, FKAT juga menetapkan agenda kopi darat (kopdar) rutin yang akan dilaksanakan satu kali setiap bulan. Pertemuan tersebut menjadi sarana evaluasi, berbagi pengalaman, hingga meningkatkan kapasitas para relawan ambulans dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui forum ini, FKAT berharap sinergi antarrelawan ambulans di Kecamatan Gunung Putri, khususnya wilayah Tlajung Udik, semakin solid sehingga mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan profesional dalam setiap penanganan kondisi darurat maupun kegiatan sosial kemanusiaan.
(Pandu)







