SUARABOTIM.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bogor memperingati hari ulang tahun ke-50 Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, serta hari ulang tahun ke-53 Wakil Bupati Bogor, H. Ade Ruhandi atau Jaro Ade, dengan menggelar santunan bagi anak yatim dan lansia.
Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Aula DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor pada Jumat (7/8/26) dan dihadiri ratusan kader serta undangan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap masyarakat.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, H. Wawan Haikal Kurdi mengatakan, kegiatan tersebut telah dipersiapkan sejak beberapa hari sebelumnya melalui koordinasi panitia sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh panitia dan dukungan semua pihak, acara ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” ujar Wawan Haikal Kurdi yang akrab disapa Wanhay.
Wanhay menyebut, tingginya antusiasme kader dan para undangan menjadi bukti soliditas Partai Golkar Kabupaten Bogor. Sebanyak lebih dari 150 peserta menghadiri kegiatan itu.
“Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kekompakan yang terus kita jaga selama ini,” katanya.
Terelebih, Wanhay juga mengajak untuk seluruh kader Partai Golkar untuk terus mempererat persatuan, menjaga silaturahmi, serta menjalankan setiap program organisasi dengan penuh tanggung jawab demi mewujudkan tujuan bersama-sama.
“Terima kasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.
Selain menjadi momentum perayaan ulang tahun Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, kegiatan tersebut juga menjadi wujud kepedulian sosial Partai Golkar Kabupaten Bogor melalui penyaluran santunan kepada anak yatim dan lansia.
Melalui kegiatan ini, DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor berharap hubungan dengan masyarakat semakin erat serta mampu menumbuhkan semangat berbagi, kepedulian sosial, dan gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.
(Pandu)







