SUARABOTIM.COM – Organisasi Islam Mathla’ul Anwar menggelar kegiatan bertajuk “Tebar Mawar 100” guna memeriahkan Milad ke-110 tahun di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu (13/8/26).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Mathla’ul Anwar untuk memperkuat eksistensi sekaligus mengevaluasi kiprah organisasi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.
Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Dr. KH. Jazuli Juwaini, mengatakan pihaknya bersyukur Mathla’ul Anwar yang telah berusia 110 tahun masih tetap eksis dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Kami bersyukur 110 tahun ormas Islam yang namanya MA masih eksis dan juga punya peran dan kiprah. Termasuk MA ini ikut mendirikan Majelis Ulama Indonesia. Dari 10 ormas yang ikut mendirikan Majelis Ulama Indonesia, salah satunya adalah Mathla’ul Anwar,” ujar Jazuli kepada SuaraBotim.Com.
Menurut Jazuli, peringatan Milad ke-110 tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi sekaligus menentukan langkah ke depan.
“Kami bersyukur sekaligus mengevaluasi diri. Kami ingin melihat secara lebih detail apa saja yang perlu kami perbaiki, apa yang harus kami lakukan ke depan dalam membangun umat, membangun bangsa, membangun negara, serta mendukung pemerintahan yang sah di Republik Indonesia,” katanya.
Ia berharap Mathla’ul Anwar ke depan mampu menghadirkan peran yang semakin nyata di tengah masyarakat.
“Insyaallah MA ke depan memiliki peran yang nyata. Bukan saja ormas yang setiap tahun ulang tahun, tetapi perannya nyata di lapangan,” tegasnya.
Jazuli menyebutkan, saat ini Mathla’ul Anwar telah memiliki lebih dari 3.000 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Organisasi tersebut juga telah memiliki 28 cabang.
Dalam waktu dekat, Mathla’ul Anwar berencana membuka cabang baru di Yogyakarta dan Papua. Selain itu, pada Agustus 2026, organisasi tersebut menargetkan pembukaan cabang di dua negara, yakni Thailand dan Malaysia.
“Kita akan terus melengkapi kepengurusan, baik di provinsi yang belum selesai maupun di negara-negara yang belum ada cabangnya,” jelas Jazuli.
Ia menegaskan Mathla’ul Anwar ingin terus memperluas syiar Islam yang membawa semangat rahmatan lil ‘alaminsehingga dapat dirasakan dan diteladani oleh seluruh masyarakat.
“Kami ingin bagaimana syiar Mathla’ul Anwar yang membawa Islam rahmatan lil ‘alamin ini betul-betul bisa dilihat, bisa dirasakan, dan bisa diteladani oleh seluruh komponen bangsa yang ada di Indonesia,” katanya.
Jazuli juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah memfasilitasi pelaksanaan Milad ke-110 dan kegiatan Tebar Mawar 100.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati beserta Sekda yang telah memfasilitasi acara milad dan Tebar Mawar pada hari ini di tempat yang besar dan nyaman ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PD Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor, Ustaz Abdul Aziz, mengatakan Mathla’ul Anwar memiliki sejumlah basis anggota di wilayah Kabupaten Bogor.
Menurutnya, basis yang cukup menonjol berada di Kecamatan Cigudeg dan Rumpin. Sementara di sejumlah kecamatan lainnya juga terdapat anggota Mathla’ul Anwar, meski jumlahnya tidak sebanyak di dua wilayah tersebut.
“Basis yang menonjol di wilayah Kabupaten Bogor ada di Kecamatan Cigudeg dan Rumpin. Di wilayah kecamatan lainnya juga ada, tetapi jumlahnya tidak banyak,” kata Abdul Aziz.
Dalam bidang pendidikan, Abdul Aziz menyebutkan terdapat lebih dari 100 sekolah yang berada di bawah yayasan Mathla’ul Anwar di Kabupaten Bogor.
Jumlah tersebut, kata dia, sebelumnya bahkan pernah mencapai sekitar 500 sekolah. Namun, seiring berjalannya waktu dan adanya pergantian kepengurusan, terjadi perubahan dalam pengelolaan serta konsentrasi organisasi.
“Ke depan kita bertekad untuk terus menghidupkan Mathla’ul Anwar karena MA ini bergerak di tiga bidang, yaitu pendidikan, dakwah, dan sosial,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi kontribusi Mathla’ul Anwar dalam bidang pendidikan, khususnya melalui keberadaan yayasan dan madrasah yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
“Kami Pemerintah Kabupaten Bogor tentu mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Mathla’ul Anwar. Karena selain sebagai organisasi, Mathla’ul Anwar juga memiliki yayasan pendidikan di Kabupaten Bogor. Dengan begitu, mereka sudah berkontribusi untuk mencerdaskan anak bangsa,” pungkasnya.
(Pandu)







