SUARABOTIM.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor kembali memasang kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis di tiga titik strategis di wilayah Kabupaten Bogor.
Pemasangan kamera ETLE tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengawasan terhadap pelanggaran lalu lintas sekaligus mendukung pemantauan kendaraan di sejumlah jalur utama, khususnya kawasan Cibinong Raya.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto mengatakan, pemasangan kamera ETLE baru itu bersumber dari Korlantas Polri dengan tahun anggaran 2026.
“Pemasangan perangkat kamera ETLE statis yang ada di wilayah Kabupaten Bogor, untuk tahun anggaran 2026 ini berasal dari anggaran Korlantas di tiga titik,” ujarnya, Selasa (25/8/26).
Ketiga titik kamera ETLE itu yakni di Simpang Resto Pa’Patong, di Jalan Raya Jakarta-Bogor tepatnya di seberang Auto2000 dan di Karadenan sebelum Traffic Light Karadenan.
“Kenapa harus di tiga titik tersebut, memang untuk arahan dari pada Korlantas Polri yang memiliki anggaran tersebut bahwa kamera untuk ETLE dipasang di wilayah kota, sehingga kami menunjuk untuk memilih kamera lokasi di seputar Cibinong Raya,” jelasnya.
Iptu Ardian juga menyebut, kamera ETLE tersebut dipasang bukan tanpa sebab. Selain meng-capture pelanggaran lalulintas, ketiga titik itu yakni pintu masuk wilayah hukum Polres Bogor.
“Apabila ada kendaraan yang masuk maupun yang keluar, terlebih lagi seperti di Karadenan itu kam berbatasan dengan Polresta Bogor Kota di wilayah Pasir Jambu. Terus kemudian di situ juga kan ada dua jalur dari baik itu dari arah Cimandala maupun dari arah Pasir Jambu itu kan berbatasan. Sehingga kita juga membutuhkan yang pertama monitoring serta untuk pengawasan terkait pelanggaran lalu lintas,” ungkapnya.
Apa bila ada kejadian yang membutuhkan capture pada kamera ETLE, lanjut Iptu Ardian, pihaknya bisa mengedepankan teknologi tersebut untuk menganalisa kendaraan yang melintas.
Iptu Ardian menjelaskan, sebelumnya kamera ETLE di kawasan Flyover Cibinong telah terpasang untuk memantau kendaraan yang mengarah keluar Kabupaten Bogor. Namun, kendaraan yang masuk dari arah sebaliknya belum terpantau secara optimal.
“Untuk kendaraan yang masuk itu belum, maka kami pasang agak lebih maju,” katanya.
Menurutnya, lokasi tersebut menjadi titik pertemuan sejumlah arus kendaraan, termasuk kendaraan dari arah Citeureup melalui Danau Setu Cibinong dan kendaraan yang datang dari kawasan Flyover Cibinong.
Kalau di depan Auto2000, kata Iptu Ardian, kendaraan melintasi di pertemuan tiga arus lalulintas. Sedangkan, di dekat Resto Pa’Patong yang berada di Jalan Pakansari yakni menjadi destinasi tujuan masyarakat.
“Sehingga kami bisa melihat aktivitas-aktivitas barangkali ada pelanggaran-pelanggaran serta kejadian tindak pidana juga yang terjadi di seputar wilayah Pakansari dan wilayah lainnya,” terangnya.
Terlebih, Iptu Ardian juga mengungkapkan, saat ini pelanggaran dari kamera ETLE sudah terekam. Namun, untuk penindakan, validasi dan pengiriman surat belum dapat dilakukan karena harus dilakukan serah terima perangkat ETLE.
“Dampak daripada pemasangan kamera ETLE tersebut saat ini sudah terlihat, seperti halnya di Resto Pa’Patong itu yang biasanya banyak yang lawan arah saat ini tidak, sudah berkurang sama sekali,” tuturnya.
“Berarti itu kan ada dampak positif yang ditimbulkan pada saat pemasangan. Terus di Karadenan juga mulai banyak yang mempergunakan helm seperti itu,” ucapnya.
“Jadi alhamdulillah sampai dengan saat ini dampaknya cukup positif sehingga pada saat kamera tersebut meng-capture pelanggaran, ya memang sudah terekam dan tersimpan dalam disk,” lanjut dia.
Lebih lanjut, Iptu Ardian juga mengimbau kepada masyarakat saat ini pihaknya diinstruksikan dari Korlantas Polri agar melakukan penindakan pelanggaran yang terjadi di jalan raya melalui ETLE.
“Kenapa harus kita fokus konsen terhadap penindakan pelanggaran lalu lintas? Yang mana suatu terjadi kejadian, mohon maaf, satu kejadian kecelakaan itu tidak lepas daripada diawali dengan pelanggaran. Maka kurangilah pelanggaran lalu lintas di jalan raya agar juga berkurang tingkat kejadian laka lantas maupun fatalitas korban laka lantas,” jelasnya.
Ia juga berharap, agar masyarakat diwilayah Cibinong Raya menjadi pelopor dalam tertib berlalulintas.
“Harapan ke depan kami agar warga masyarakat khususnya wilayah Cibinong Raya, baik itu Cibinong, kemudian Sukaraja, Babakan Madang, Citereup, itu agar semuanya selalu menjadi pelopor dalam tertib berlalu lintas,” tutupnya.
(Pandu)







