SUARABOTIM.COM – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Barat, Yudi Suseno, memberikan penjelasan terkait kondisi terpidana Ferdy Sambo selama menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor.
Yudi mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan informasi mengenai adanya perlakuan khusus terhadap Ferdy Sambo, termasuk terkait fasilitas maupun tempat tinggal yang berbeda dari warga binaan lainnya.
“Kalau sampai detik ini, belum ada informasi terkait keluarnya beliau dari lingkungan lokasi itu, maksudnya keluar dari blok,” kata Yudi, Jumat (25/9/26).
Yudi menyebut, saat ini Ferdy Sambo lebih aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan Lapas Cibinong.
“Beliau malah lebih aktif di gereja yang baru diresmikan beberapa waktu lalu, dan lebih ke kegiatan keagamaan,” ujarnya.
Terkait dugaan adanya fasilitas khusus yang sebelumnya disebut-sebut pernah digunakan Ferdy Sambo, Yudi menegaskan, hingga kini belum ditemukan indikasi khusus mengenai hal tersebut.
Ia menjelaskan, di lingkungan Lapas Cibinong memang terdapat Pondok Sarana Asimilasi Edukasi yang digunakan untuk berbagai kegiatan asimilasi warga binaan. Jika terdapat rumah singgah atau fasilitas untuk beristirahat, penggunaannya disebut bukan merupakan fasilitas khusus bagi Ferdy Sambo.
“Sebetulnya di lingkungan itu ada yang namanya Pondok Sarana Asimilasi Edukasi untuk kegiatan-kegiatan asimilasi. Kalau pun ada rumah singgah, sifatnya hanya untuk mereka bisa istirahat di situ,” jelasnya.
Namun, Yudi menambahkan, Ditjenpas dan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat telah membentuk tim untuk melakukan pendalaman terkait berbagai informasi yang berkembang di Lapas Cibinong.
Jika dalam proses pendalaman ditemukan adanya pelanggaran, lanjut Yudi, pihaknya memastikan akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan.
“Kalau nanti tim pendalaman yang sudah dibentuk oleh Ditjenpas dan Kanwil menemukan adanya pelanggaran, kita tetap akan menindaklanjuti,” tegasnya.
Ketika ditanya apakah fasilitas istirahat tersebut diberikan secara khusus kepada Ferdy Sambo, Yudi kembali menegaskan belum ada temuan yang mengarah pada perlakuan khusus.
“Bukan kayaknya, sampai detik ini belum ada temuan khusus soal Sambo,” katanya.
Yudi juga memastikan kondisi kamar yang ditempati Ferdy Sambo tidak berbeda dengan warga binaan lainnya. Menurutnya, kamar tersebut mengikuti standar dan kondisi bangunan yang telah ditetapkan.
“Sama-sama, karena kamar itu memang sudah sesuai kondisi bangunannya, prototipenya seperti itu. Nggak ada yang istimewa, semua sama rata,” ujarnya.
Di sisi lain, Yudi membenarkan bahwa Ferdy Sambo cukup aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan Lapas Cibinong. Ia menyebut kegiatan seperti ceramah agama merupakan bagian dari aktivitas keagamaan rutin yang dilakukan warga binaan.
“Ceramah agama, itu memang kegiatan rutin keagamaan. Beliau sekarang lebih fokus dan konsen terhadap kegiatan keagamaan,” ungkapnya.
Yudi juga membenarkan bahwa Ferdy Sambo terlibat sebagai pengurus gereja di lingkungan Lapas Cibinong.
“Oh iya, pengurus gereja,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Ferdy Sambo merupakan mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal Polisi atau jenderal bintang dua yang merupakan terpidana dalam kasus pembunuhan berencana terhadap ajudannya yaitu Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias [Brigadir J] pada 2022 lalu.
(Pandu)







