SUARABOTIM.COM – Jumlah murid Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Cisarua yang diduga keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertambah.
Sebelumnya, dilaporkan sebanyak 91 murid yang diduga mengalami keracunan MBG. Saat ini, dilaporkan sebanyak 103 murid yang dirawat di Rumah Sakit Goenawan Partowidigdo (RSGP).
“Total yang sudah ada 103 siswa-siswi, jadi hampir keseluruhan dapat dipulangkan, hanya ada satu yang mungkin nanti tim medis yang akan menyampaikan,” ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto kepada SuaraBotim.Com, Rabu (21/10/2026).
Rudy menuturkan, keseluruhan murid itu yang diduga mengalami keracunan MBG berasal dari SMPN 2 Cisarua.
“Untuk gejala awalnya, seperti pusing, dan ada mual,” jelasnya.
Namun, Rudy bersama pihak rumah sakit sedang mempersiapkan makanan mengingat kondisi murid yang saat ini sudah stabil.
“Kita ingin anak-anak pulang, makan terlebih dahulu, multivitaminnya dipersiapkan, dan kita pendataan satu persatu nanti dari tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor bersama, RSUD Cisarua kita akan melakukan observasi secara langsung ke rumah-rumah siswa-siswi yang terindikasi keracunan makanan,” tutupnya.
(Pandu Maulana)







