SUARABOTIM.COM – Menteri Kebudayaan (Menbud) Republik Indonesia, Fadli Zon menyebut Kabupaten Bogor memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat seni dan budaya.
Hal itu didukung oleh kekayaan jejak sejarah, peradaban, serta tradisi budaya yang telah tumbuh di wilayah tersebut.
Menurut Fadli Zon, potensi tersebut perlu diperkuat melalui peningkatan aktivitas seni dan budaya secara berkelanjutan, sekaligus membangun ekosistem yang melibatkan seniman, budayawan, komunitas, hingga masyarakat luas.
“Harus ada satu aktivasi kegiatan yang makin banyak di sini. Karena bagaimanapun, dulu yang namanya Bogor ini pusat budaya, banyak jejak sejarah, jejak peradaban, jejak budayanya. Ini harus kita dorong terus,” kata Fadli Zon, Selasa (27/10/2026).
Ia menegaskan, pengembangan seni dan budaya tidak cukup hanya melalui penyelenggaraan acara. Dukungan terhadap para pelaku seni, komunitas, serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk menciptakan ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan.
Fadli Zon juga menjelaskan, Kementerian Kebudayaan telah memberikan dukungan melalui berbagai kegiatan, di antaranya festival musik tradisional dan Pekan Seni Media (PSM) 2026 RUPAKALA.
Menurutnya, kegiatan-kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat aktivitas kebudayaan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bogor.
Meski demikian, ia menilai ekosistem seni dan budaya yang telah berkembang dengan baik di suatu daerah dapat mendorong kegiatan kebudayaan berjalan secara mandiri.
“Kalau tempat-tempat itu sudah ekosistemnya bagus, ya akan berjalan sendiri,” ujarnya.
Namun, Fadli Zon menambahkan, pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan kepada daerah yang membutuhkan penguatan ekosistem kebudayaan, termasuk wilayah di sekitar Jakarta.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak kegiatan seni dan budaya, sekaligus memperkuat peran Kabupaten Bogor dalam pengembangan kebudayaan nasional.
(Penulis: Pandu Maulana)






