SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan seluruh biaya pengobatan siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Dramaga yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditanggung oleh pemerintah daerah.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pembiayaan pengobatan para siswa tersebut dijamin melalui program Universal Health Coverage (UHC) yang telah diterapkan di Kabupaten Bogor.
“Seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, karena Bogor sudah menerapkan Universal Health Coverage (UHC),” katamya kepada SuaraBotim.Com, Selasa (27/10/26).
Ia menjelaskan, melalui program UHC, masyarakat Kabupaten Bogor tetap mendapatkan jaminan pembiayaan kesehatan, baik yang memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan maupun yang belum memilikinya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurut Rudy, pemerintah daerah melakukan pendataan terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan agar biaya pengobatan dapat ditanggung melalui skema yang telah disediakan.
“Maka seluruh biaya kesehatan seluruh masyarakat Bogor, baik yang memiliki BPJS ataupun tidak memiliki BPJS, didata, maka biaya kesehatannya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Dengan demikian, para siswa yang diduga mengalami keracunan MBG di SMPN 1 dan SMPN 2 Dramaga dapat memperoleh penanganan medis tanpa perlu khawatir mengenai biaya pengobatan.
Pemkab Bogor memastikan dukungan pembiayaan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk para siswa yang terdampak dugaan keracunan makanan tersebut.
(Penulis: Pandu Maulana)







