SUARABOTIM.COM – Polres Bogor pastikan terduga pelaku pembacokan berinisial MR yang menewaskan seorang remaja berinisial ARK (16) bukan suporter dari klub manapun.
Remaja tersebut tewas usai menonton pertandingan sepakbola Garudayaksa FC melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Pakansari, pada Minggu (25/10/2026).
ARK ditemukan tewas tergeletak di tepi Jalan Raya Jakarta-Bogor dengan kondisi berlumuran darah.
“Masih kita dalami. Yang pasti bukan dibilang suporter seperti yang diisukan dan sebagainya,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, Selasa (27/10/2026).
AKBP Arfan juga menuturkan, terduga pelaku secara sengaja melakukan hal tersebut kepada korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
“Pelakunya yang pasti bukan suporter, yang pasti adalah remaja, yang bisa dibilang kurang lebih berusia 25-26 tahun,” terangnya.
Pada saat korban melintas dilokasi kejadian setelah menonton pertandingan sepakbola, lanjut AKBP Arfan, terduga pelaku langsung melakukan tindakan kekerasan.
AKBP Arfan juga menuturkan, pihaknya mengamankan terduga pelaku yang berperan sebagai pelaku utama dugaan pembacokan yang menimbulkan tewasnya korban.
“Sementara kita amankan satu orang. Dia Pelaku utama,” jelasnya.
Terlebih, AKBP Arfan juga mengklaim, pihaknya telah melakukan pengamanan jalur yang melibatkan TNI-Polri dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor sepanjang Jalan Raya Jakarta-Bogor.
“Pengamanan jalur, anggota kita sudah melakukan penyebaran, mulai dari perbatasan Bogor Kota, sampai dengan arah Jakarta, dengan melibatkan jumlah personil Polisi, maupun dari teman-teman rekan-rekan di TNI, maupun Dishub,” terangnya.
Sebagai evaluasi, lanjut AKBP Arfan, pihaknya bakal melakukan pembahasan kepada pihak terkait karena perjalanan liga sepakbola yang bermain di Stadion Gelora Pakansari masih panjang.
“Nanti makanya tadi kami akan diskusi atau apa, karena beberapa pertandingan,” tutupnya.
(Penulis: Pandu Maulana)







