SUARABOTIM.COM – Bupati Bogor Rudy Susmanto buka suara usai dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (29/10/26) kemarin di wilayah Bogor.
“Sama halnya yang kami sampaikan dari awal, bahwa kita percaya aparat penegak hukum, kita melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara baik, Komisi Pemberantasan Korupsi terus melakukan pemeriksaan secara maraton di berbagai hal,” ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Jumat (30/10/26).
Rudy menyebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memberikan dukungan dengan memberikan data keterangan yang dibutuhkan oleh KPK dalam proses penyidikan.
“Kita ingin memerangi korupsi bersama-sama, ingin Bogor jauh lebih maju ke depan, Bogor menjadi sebuah kabupaten yang betul-betul sehat, sehatnya lahir batin, pemerintahnya juga sehat dan kita sebagai masyarakat tentunya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” ungkapnya.
Karena hal ini, Rudy menyebut, pembangunan tidak boleh berhenti dan pelayanan masyarakat tidak boleh terganggu. Saat ini, Rudy juga menunggu proses yang saat ini sedang berjalan di KPK.
Pertemuan beberapa hari terakhir dengan KPK, Rudy menyebut, ada beberapa orang yang dimintai keterangan. Dirinya menjadi salahsatunya.
“Kita harus sampaikan juga ke publik bahwa jangan sampai kenapa bupatinya tidak dimintai keterangan? Bupati Bogor pun dimintai keterangan,” katanya.
Polisi Gerindra itu juga menjelaskan, dirinya dimintai keterangan terkait beberapa isu yang muncul di Kabupaten Bogor. Mulai dari Bappenda, Dinas Pendidikan, serta beberapa OPD lainnya.
“Tentunya tadi, kita mengedepankan asas praduga tak bersalah, apa yang dibutuhkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, kita harus dukung bersama-sama, kita support bersama-sama,” tutupnya.
(Penulis: Pandu Maulana)






