Cibinong, SuaraBotim.Com – Rapat paripurna yang digelar DPRD Kabupaten Bogor untuk membahas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis berlangsung dengan kehadiran anggota dewan yang tidak penuh.
Pasalnya, sejumlah kursi tampak terlihat kosong selama jalannya sidang yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Bogor.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara menyatakan, bahwa pihaknya telah menyebarkan undangan. Ketidakhadiran dalam rapat tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh padatnya agenda kegiatan.
“Mungkin banyak kegiatan yang dijalankan oleh rekan-rekan anggota. Namun yang jelas, undangan sudah kami sampaikan, dan nanti juga akan kami laporkan kepada Pak Bupati,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Kamis (5/6/25).
Selain itu, absennya Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam rapat tersebut juga menjadi sorotan. Menurut Sastra, Bupati baru saja menjalani pemeriksaan kesehatan dan tengah dalam masa pemulihan.
“Bupati tidak hadir karena baru saja menjalani check-up. Bukan karena sakit, tapi beliau memang perlu istirahat untuk memulihkan stamina,” jelasnya.
Sementara, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi yang hadir dan mewakili pemerintah daerah dalam paripurna tersebut, menyampaikan apresiasi terhadap DPRD yang tetap menyelenggarakan rapat paripurna meski dengan waktu persiapan yang cukup mendadak.
“Yang terpenting, rapat ini sudah memenuhi tatib yang berlaku di DPRD. Meskipun informasinya mendadak, DPRD tetap siap melaksanakan paripurna untuk membahas dua raperda yang sangat penting ini. Kami sangat mengapresiasi,” ujar Jaro Ade.
Perlu diketahui, rapat tersebut membahas Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bogor Tahun 2025–2029 dan Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Keduanya dianggap sangat krusial untuk arah pembangunan dan optimalisasi pendapatan daerah dalam lima tahun ke depan.
(Pandu)







