Bogor, SuaraBotim.Com – Dalam rangkaian acara Kabogor Autovibes Fest 2025 bertajuk “Lalakon Klasik di Tatar Sunda”, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim melakukan konvoi motor klasik, skuter, hingga motor besar, Sabtu (21/6/25).
Kegiatan riding ini menjadi simbol persatuan antara Kota dan Kabupaten Bogor serta wujud dukungan terhadap Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 dan geliat pariwisata otomotif lokal.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyebut, bahwa kegiatan riding bersama ini bukan sekadar touring biasa, namun memiliki makna mempererat hubungan antardaerah.
“Ini riding dalam rangka memperkokoh persaudaraan. Bogor itu satu, baik kota maupun kabupaten. Semua elemen masyarakat termasuk pecinta motor klasik, motor besar, vespa, dan komunitas otomotif lainnya hari ini bersatu,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
Ia juga mengucapkan, terima kasih kepada Bupati Bogor yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai bagian dari semangat kolaborasi antarwilayah.
“Hari ini kita berkumpul di Kota Bogor, diantar langsung oleh Pak Bupati Bogor. Terima kasih Pak Rudy,” katanya.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, bahwa sinergi antara pemerintah Kabupaten dan Kota Bogor semakin kuat, terutama dalam perayaan HJB ke-543.
“Alhamdulillah, hubungan antara Kabupaten dan Kota Bogor semakin baik. Dalam momen HJB ke-543 ini, semua elemen masyarakat bersatu. Ada komunitas vespa, motor tua, motor antik, Harley Davidson, dan pecinta otomotif dari berbagai komunitas di Kabupaten Bogor,” kata Rudy.
Konvoi motor ini menempuh rute dari Stadion Pakansari – Balai Kota Bogor – Gunung Geulis – kembali ke Pakansari, sekaligus menjadi bagian dari kampanye wisata dan ekonomi kreatif berbasis otomotif.
“Ini bagian dari cara kami mempromosikan destinasi wisata dan pelaku UMKM lokal. Karena acara ini juga bersamaan dengan pameran UMKM di Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Kabogor Autovibes Fest 2025 menjadi bagian dari Kabogorfest yang tahun ini mengusung tema budaya dan sejarah otomotif. Selain menampilkan pameran mobil dan motor klasik, event ini juga melibatkan pelaku UMKM, musisi jalanan, dan komunitas kreatif lainnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi antara Kota dan Kabupaten Bogor, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan mempererat solidaritas antarwarga Bogor.
(Pandu)







