SUARABOTIM.COM — Pergantian kepemimpinan di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dari Andri Rahman kepada Gogo Badarudin mendapat sambutan positif dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari Sekretaris Jenderal Presidium Bogor Timur, Alex Selamet Riadi, yang berharap kepemimpinan baru tersebut dapat membawa peningkatan pelayanan publik sekaligus memperkuat perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur.
Alex menilai, Gogo Badarudin memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai karakteristik, kondisi wilayah, serta kultur masyarakat Jonggol.
“Pertama, beliau orang Jonggol. Yang kedua, beliau mendampingi Camat Andri dari mulai, kalau tidak salah, di bagian trantib. Jadi beliau lebih memahami kultur masyarakat dan kondisi Jonggol,” ujar Alex, Jumat (09/10/26).
Dengan bekal pengalaman tersebut, Alex berharap Gogo dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di Kecamatan Jonggol.
“Kita optimistis beliau bisa membawa peningkatan dari apa yang sekarang sudah dibuat Pak Andri. Kita optimistis bisa lebih baik,” katanya.
Selain berharap adanya peningkatan pelayanan pemerintahan, Alex juga melihat pergantian Camat Jonggol ini sebagai peluang untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam perjuangan pemekaran wilayah Bogor Timur.
Menurutnya, Gogo Badarudin bukan sosok yang asing bagi Presidium Bogor Timur. Sebelum menjabat sebagai camat, Gogo disebut telah beberapa kali terlibat dalam komunikasi dan kegiatan bersama presidium, terutama yang berkaitan dengan persiapan strategis usulan pemekaran.
“Pak Gogo sewaktu belum menjadi camat memang sering ikut bersama-sama kita untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis usulan pemekaran Bogor Timur,” jelasnya.
“Beliau sudah tahu tahapan-tahapan langkahnya dan memang beliau komunikatif dengan kita, Presidium Bogor Timur,” ungkap Alex.
Di sisi lain, Alex juga menyampaikan apresiasi kepada Andri Rahman atas pengabdiannya selama memimpin Kecamatan Jonggol.
Menurutnya, pengalaman dan rekam jejak Andri selama bertugas di Jonggol menjadi bagian penting dari proses pembangunan dan pelayanan pemerintahan yang perlu dilanjutkan oleh camat yang baru.
“pergantian kepemimpinan ini tidak hanya menjaga keberlanjutan program yang sudah berjalan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah kecamatan, masyarakat, dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap masa depan Bogor Timur,” tuturnya.
Ia secara khusus menyoroti pentingnya penguatan koordinasi antara Kecamatan Jonggol dan Kecamatan Sukamakmur. Kedua wilayah tersebut dinilai memiliki posisi strategis dalam upaya mendorong aspirasi pembentukan DOB Bogor Timur.
“Kolaborasi Jonggol dan Sukamakmur ini menjadi kekuatan energi untuk usulan DOB Bogor Timur,” katanya.
“Harapan besar saya, sangat optimistis ada hal-hal baik yang bisa disampaikan kepada Pak Bupati untuk percepatan Bogor Timur. Dari kedua camat ini, Jonggol merupakan wajahnya, sementara lokasinya juga berkaitan dengan Sukamakmur,” pungkasnya. Retza







