SUARABOTIM.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMP Negeri 2 Cisarua dilaksanakan secara daring pada Kamis (22/10/26).
Kebijakan ini diambil setelah 103 siswa diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (21/10/2026).
Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Rusliandy, mengatakan pembelajaran daring tersebut dilakukan atas permohonan pihak sekolah agar para siswa dapat beristirahat sekaligus memberikan waktu untuk mengondisikan lingkungan sekolah.
“ Kepala sekolah SMPN 2 Cisarua menyampaikan permohonan hari ini KBM online untuk siswa bisa istirahat, termasuk di antaranya mengondisikan sekolah,” ujar Rusliandy kepada SuaraBotim.Com.
Rusliandy menegaskan, kebijakan pembelajaran daring hanya berlaku bagi siswa SMPN 2 Cisarua dan dilaksanakan selama satu hari, yakni Kamis (22/10/2026).
Sementara itu, menyusul kejadian dugaan keracunan tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Leuwinalang dilaporkan terkena sanksi penghentian sementara operasional atau suspend selama 20 hari.
Hingga kini, penanganan kasus dugaan keracunan yang menimpa puluhan siswa tersebut menjadi perhatian pihak terkait untuk memastikan keamanan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di lingkungan sekolah.
(Pandu Maulana)







