Thursday, February 12, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Jenazah Pasien Tertahan Karena Biaya, Ini Kata Dirut RSUD Ciawi

by Asep Saepudin Sayyev
April 10, 2025
in Suara Bogor
0
Jenazah Pasien Tertahan Karena Biaya, Ini Kata Dirut RSUD Ciawi
Share on FacebookShare on Twitter

 

Ciawi, SuaraBotim.Com – RSUD Ciawi memberikan klarifikasi terkait informasi yang viral di media sosial mengenai jenazah pasien yang dikabarkan tidak dapat dipulangkan karena kendala biaya.

READ ALSO

350 Warga Cileungsi Padati GOR Metland Ikuti Seleksi Dapur Makan Bergizi Gratis

Lantik 245 Pejabat Baru, Dedie Rachim ke Lurah: Harus Peka Nasib Warga

Direktur Utama RSUD Ciawi Fusia Meidiawaty menyampaikan, bahwa pasien yang meninggal dunia tersebut masih dalam proses pengurusan BPJS atau Universal Health Coverage (UHC), sehingga secara administrasi tercatat sebagai pasien umum atau tunai.

“Pasien tersebut sedang dalam proses pengurusan BPJS/UHC, sehingga saat meninggal belum ada jaminan aktif. Akhirnya, secara administratif tercatat sebagai pasien tunai,” ujarnya.

Fusia menjelaskan, sejak pasien masuk melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD), pihak rumah sakit telah memberikan edukasi kepada keluarga agar segera mengurus BPJS atau UHC. Namun, hingga pasien meninggal dunia, proses tersebut belum selesai.

“Sejak awal masuk IGD, petugas kami sudah menyarankan keluarga untuk segera mengurus BPJS/UHC. Sayangnya, proses tersebut belum selesai sampai pasien meninggal dunia,” terangnya.

Lebih lanjut, Fusia menegaskan, bahwa RSUD Ciawi sebenarnya memiliki kebijakan fleksibel bagi pasien yang tidak mampu. Pasien dengan status umum dapat membayar sesuai kemampuan, bahkan mendapat keringanan atau pembebasan biaya jika memang benar-benar tidak mampu.

“Bila memang tidak ada biaya, RSUD Ciawi dapat membebaskan pembayaran dan sisanya bisa dicicil setelah pasien pulang. Bahkan, bagi yang digratiskan, tidak perlu membayar lagi,” jelasnya.

Namun, ia mengakui adanya miskomunikasi internal yang menyebabkan informasi kebijakan tersebut tidak tersampaikan dengan baik kepada keluarga pasien.

“Sayangnya, informasi mengenai kebijakan ini tampaknya tidak tersampaikan dengan baik oleh petugas loket kepada keluarga pasien. Selain itu, kasus ini juga tidak langsung diinformasikan ke manajemen rumah sakit, sehingga keputusan pembebasan biaya terkesan terlambat,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, RSUD Ciawi berkomitmen untuk segera melakukan pembenahan internal guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Untuk ketidaknyamanan ini, saya atas nama RSUD Ciawi menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami akan terus berbenah dan memperbaiki sistem pelayanan agar semakin baik ke depannya,” tutupnya.

Sebelumnya, unggahan akun Instagram @brorondm menyebut bahwa jenazah seorang pasien kanker yang meninggal dunia di RSUD Ciawi pada Sabtu (6/4) sempat tertahan karena keluarga belum mampu membayar biaya perawatan yang mencapai Rp8,8 juta.

“Rumit, kalau kaku seperti kanebo kering. Almarhum (NL) dibawa ke RSUD Ciawi, Jumat pagi kemarin atas rujukan puskesmas karena sudah kritis akibat penyakit kanker. Walaupun belum punya BPJS, diterima oleh rumah sakit karena bisa urus BPJS sambil pengobatan berjalan,” tulis broron dalam unggahan Instagram.

“Sabtu sore (selang 1 hari) pasien meninggal dan juga hari libur, BPJS tidak lanjut proses. Akhirnya keluarga ditinggalkan dengan beban tagihan Rp.8.898.758 (rincian sudah diminta tetapi tidak dikasih oleh pihak rs). Harus bayar 70% sebelum diijinkan membawa jenazah. Mungkin Bang Bupati @rudyausmanto bisa kasih kebijakan yg membantu keluarga? Suami yang ditinggalkan hanyalah jualan kopi, dan almarhum seorang ibu rumah tangga dengan anak paling kecil umur 3 tahun. Marilah kita manusiakan manusia. Jangan persulit keluarga yang lagi berduka.” Tutupnya.

Tags: RSUD Ciawi

Related Posts

350 Warga Cileungsi Padati GOR Metland Ikuti Seleksi Dapur Makan Bergizi Gratis
Suara Bogor

350 Warga Cileungsi Padati GOR Metland Ikuti Seleksi Dapur Makan Bergizi Gratis

February 11, 2026
Lantik 245 Pejabat Baru, Dedie Rachim ke Lurah: Harus Peka Nasib Warga
Suara Bogor

Lantik 245 Pejabat Baru, Dedie Rachim ke Lurah: Harus Peka Nasib Warga

February 11, 2026
80 Persen Rampung, Penertiban Baliho dan Umbul-Umbul di Kabupaten Bogor Dikebut Sebelum Ramadhan
Suara Bogor

80 Persen Rampung, Penertiban Baliho dan Umbul-Umbul di Kabupaten Bogor Dikebut Sebelum Ramadhan

February 11, 2026
Lima Proyek Strategis Botim, DPRD Kabupaten Bogor Wacanakan Syukuran Potong Kambing
Suara Bogor

Lima Proyek Strategis Botim, DPRD Kabupaten Bogor Wacanakan Syukuran Potong Kambing

February 10, 2026
H. Achmad Fathoni Dorong TPST Olah Sampah Jadi RDF, Insinerator di Tahap Akhir
Suara Bogor

H. Achmad Fathoni Dorong TPST Olah Sampah Jadi RDF, Insinerator di Tahap Akhir

February 10, 2026
Persoalan Sampah Kian Krodit di Cileungsi, Aktivis Lingkungan Usulkan Patroli Sampah dan Sanksi Sosial
Suara Bogor

Persoalan Sampah Kian Krodit di Cileungsi, Aktivis Lingkungan Usulkan Patroli Sampah dan Sanksi Sosial

February 10, 2026
Next Post
Wabup Jaro Ade Tegaskan ASN Harus Sigap dan Hadir Melayani Masyarakat Tanpa Batas Waktu

Wabup Jaro Ade Tegaskan ASN Harus Sigap dan Hadir Melayani Masyarakat Tanpa Batas Waktu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Polisi Ungkap Kronologi Perempuan Gantung Diri di Gunung Putri, Korban Diduga Alami Depresi
  • Vila di Hambalang Terdampak Longsor Akibat Hujan Deras, Akses Jalan Sempat Tertutup
  • Kontingen PSM Kodim 0621 Terjunkan 77 Pesilat di Piala Pangdam III/Siliwangi
  • 73 Rumah Terdampak Banjir di Babakan Madang, BPBD: Air Sempat Capai 1,6 Meter

Newsletter

  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?