SUARABOTIM.COM – Nama Komjen Pol Suyudi Ario Seto kini menempati posisi penting dalam pucuk pimpinan Polri. Setelah diusulkan Presiden Prabowo Subianto, Suyudi mendapat persetujuan DPR RI untuk menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.
Bagi masyarakat Bogor, nama Suyudi bukan sosok yang asing. Jauh sebelum berada di tingkat nasional, perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 itu pernah memimpin kepolisian di wilayah Bogor.
Suyudi tercatat pernah menjabat sebagai Kapolres Bogor sebelum kemudian dipercaya menjadi Kapolresta Bogor Kota. Saat memimpin Polresta Bogor Kota pada 2016, ia juga menjadi bagian dari masa perubahan status Polres Bogor Kota menjadi Polresta Bogor Kota.
Berawal dari Dunia Reserse
Suyudi Ario Seto lahir pada 14 Juli 1973 dan merupakan lulusan Akpol 1994. Kariernya di kepolisian banyak bersentuhan dengan fungsi reserse dan penyidikan.
Sejumlah jabatan di bidang reserse dan kewilayahan menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum kemudian dipercaya memimpin sejumlah kepolisian resor.
Setelah bertugas di sejumlah wilayah, Suyudi mendapat kepercayaan sebagai Kapolres Majalengka, kemudian Kapolres Bogor dan Kapolresta Bogor Kota. Data riwayat jabatan yang tersedia mencatat Suyudi sebagai Kapolres Bogor pada 2015–2016 dan Kapolresta Bogor Kota pada 2016–2017.
Saat menjadi Kapolresta Bogor Kota, Suyudi memimpin berbagai kegiatan kepolisian di wilayah Kota Bogor. Salah satunya tercatat dalam dokumentasi resmi Polresta Bogor Kota pada Januari 2017 ketika ia memimpin patroli gabungan dan sejumlah kegiatan kepolisian lainnya.
Karier Berlanjut ke Tingkat Nasional
Dari kepemimpinan di wilayah, karier Suyudi kemudian berlanjut ke sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.
Ia pernah dipercaya menduduki posisi di Bareskrim Polri, sebelum kemudian menjabat Wakapolda Metro Jaya pada 2023.
Pada 2024, Suyudi dipercaya menjadi Kapolda Banten. Jabatan tersebut dijalankannya sebelum mendapat penugasan sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025, menggantikan Komjen Pol Marthinus Hukom. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 118/TPA Tahun 2025.
Tidak lama setelah menjabat Kepala BNN, Suyudi resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi atau jenderal bintang tiga. Kenaikan pangkat tersebut dilakukan dalam upacara Korps Raport di Rupattama Mabes Polri pada 12 September 2025 dan dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dari Bogor hingga Kursi Kapolri
Perjalanan panjang Suyudi di kepolisian akhirnya membawanya ke tingkat tertinggi dalam institusi Polri.
Pada 30 September 2026, Presiden Prabowo Subianto mengirim Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI yang berisi usulan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri sekaligus pengangkatan Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri.
Sehari kemudian, Kamis (1/10/2026), Komisi III DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi. Setelah proses tersebut, DPR menyetujui Suyudi sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Perjalanan Suyudi menjadi Kapolri pun memiliki catatan tersendiri bagi masyarakat Bogor. Sebelum menduduki sejumlah jabatan strategis di tingkat nasional, ia pernah memimpin Polres Bogor dan Polresta Bogor Kota.
Dari lingkungan reserse, kepemimpinan kewilayahan, Bareskrim, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten hingga Kepala BNN, rangkaian penugasan tersebut mengiringi perjalanan Suyudi hingga dipercaya menduduki posisi Kapolri.







