SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus melakukan pemeliharaan rumput di Alun-Alun Kabupaten Bogor , Cibinong, agar tetap nyaman dan hijau saat digunakan masyarakat.
Proses perawatan dilakukan dengan mengganti sebagian rumput yang rusak maupun mati akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan, saat ini rumput di Alun-alun Kabupaten Bogor sedang dalam proses pemeliharaan karen kemarau yang berkepanjangan.
“Rumputnya sedang diganti sebagian yang rusak atau yang mati. Musim kemarau cukup panjang. Maka pada saat kami melakukan pembedahan, tetapi pimpinan-pimpinan kami (masyarakat) tetap ingin menggunakan, ya mau tidak, mau pimpinan kami siapa? Masyarakat Bogor,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Minggu (2/8/26).
Rudy mengatakan, pihaknya telah menyampaikan bahwa Alun-alun Kabupaten Bogor saat ini sedang masa perawatan dan tidak bisa digunakan terlebih dahulu.
“Itu bos-bos kita (masyarakat), pada saat bos-bos kita datang, kita sudah sampaikan, bos kalau bisa jangan masuk dulu, kita mau rawat dulu supaya 1-2 minggu ke depan, kondisi akan semakin baik,” ucapnya.
“Tapi kalau bos-bos kita sudah datang, sama istri, sama anak, ya kami persilahkan. Nanti kalau rusak, kita benahi lagi bersama-sama,” sambungnya.
Rudy menyebut, dirinya ingin masyarakat dapat menikmati fasilitas di Kabupaten Bogor yang saat ini telah dibangun.
“Kita ingin masyarakat kita dapat menikmati semua fasilitas yang belau-beliau bangun. Ibarat mereka pimpinan kita semua, kami ini buruh lapangan. Saya mandor lapangannya,” tuturnya.
Ia menambahkan, proses pemeliharaan dilakukan tanpa mengajukan tambahan anggaran. Pemkab Bogor mengedepankan semangat gotong royong dengan memanfaatkan rumput yang masih layak untuk dipindahkan ke area yang mengalami kerusakan.
”Pemeliharaan kami lakukan tanpa mengeluarkan anggaran tambahan. Rumput yang masih bagus kami pindahkan ke bagian yang rusak, kemudian setiap sore hingga malam dilakukan penyiraman agar tetap tumbuh dengan baik selama musim kemarau,” jelas Rudy.
Meski demikian, penyiraman tidak selalu dapat dilakukan pada malam akhir pekan karena tingginya jumlah pengunjung yang memadati kawasan alun-alun.
“Kalau malam Minggu kita tidak bisa nyiram, bos kita cukup banyak di tengah lapangan, bawa anak, bawa istri,” ujarnya.
Rudy menegaskan, kebahagiaan masyarakat menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Bogor. Menurutnya, keberadaan Alun-Alun Kabupaten Bogor diharapkan menjadi ruang terbuka yang nyaman bagi warga untuk berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
”Yang terpenting rakyat bahagia. Yang terpenting masyarakat memiliki tempat yang nyaman untuk menikmati akhir pekan bersama keluarga,” pungkasnya.
(Pandu)







