Cibinong, SuaraBotim.Com – Sudah 100 hari lebih masa kerja pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi (Jaro Ade), masyarakat mulai mempertanyakan realisasi pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah-wilayah selain Cibinong.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan, bahwa penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak bisa dilakukan secara instan seperti menggunakan dana pribadi.
“Penggunaan APBD itu berbeda. Tidak seperti membuka dompet sendiri, langsung belanja. Semuanya harus melalui tahapan perencanaan, lelang, dan kontrak. Jadi masyarakat harus cerdas dalam menyikapi hal ini,” jelasnya kepada SuaraBotim.Com, Rabu (18/6/25).
Rudy juga menambahkan, bahwa seluruh kebijakan pembangunan infrastruktur telah dirancang tuntas hingga tahun 2025, dan saat ini prosesnya tengah berjalan.
“Hampir seluruh Detail Engineering Design (DED)-nya sudah selesai. Sekarang sedang memasuki tahap lelang fisik. Mohon bersabar, insyaallah pada Juli hingga Agustus sudah ada kontrak kerja, dan pembangunan fisik akan dimulai,” paparnya.
Rudy memastikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan akan dilaksanakan secara merata, baik di wilayah barat, timur, selatan, maupun utara Kabupaten Bogor. Targetnya, pengerjaan fisik tersebut akan berlangsung hingga Desember 2025.
Jalan rusak masih menjadi sorotan, salahsatunya diwilayah Bogor bagian timur. Jalan di Gunung Putri dan Sukamakmur masih banyak yang mengalami kerusakan.
Salahsatu warga Cileungsi Deni (46) yang melintas jalan Jonggol – Sukamakmur mengeluh, karena jalan tersebut dinilai banyak berlubang.
“Menghambat waktu, jalan dari arah Jonggol sampe Sukamakmur masih ada yang rusak . Kalau arah Sukamakmur – Citeureup malah minim penerangan, jam 7 malam lewat situ aja udah gelap banget,” tuturnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Beben Suhendar, mengungkapkan bahwa dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas PUPR dan jajaran Komisi III, telah disepakati beberapa proyek strategis infrastruktur, termasuk jalan-jalan rusak di wilayah timur Bogor.
“Hasil RDP kemarin, ada beberapa ruas jalan yang akan diperbaiki. Untuk Sukamakmur-Citeureup dialokasikan sekitar Rp14 miliar, sedangkan ruas Sukawangi-Tanjungsari hampir Rp16 miliar,” jelasnya kepada SuaraBotim.Com, Senin (26/5/25).
(Pandu)







